Connect with us

Olahraga

Terpilih Aklamasi Kembali Pimpin PB PTMSI Masa Bakti 2026-2030, Peter Layardi Lay akan Terus Berjuang Kawal Tenis Meja Indonesia Berdiri Tegak di Tanah Air

Diterbitkan

pada

Terpilih Aklamasi Kembali Pimpin PB PTMSI Masa Bakti 2026-2030, Peter Layardi Lay akan Terus Berjuang Kawal Tenis Meja Indonesia Berdiri Tegak di Tanah Air

Peter Layardi Lay memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Bambang)

FAKTUAL INDONESIA: Peter Layardi Lay terpilih kembali secara aklamasi memimpin cabang olahraga tenis meja di Tanah Air dalam Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) 2026, Kamis (5/2/2026), di Hotel Ciputra, Jakarta.

Peter Layardi menjadi satu-satunya calon ketua umum di Munas. Ia memenuhi persyaratan untuk maju menjadi ketua umum.

Baca Juga : Pendaftaran Bacaketum Ditutup, Peter Layardi Lay Dapat Dukungan Mutlak 38 Pengprov di Munas PB PTMSI 2026

Peter mendapat dukungan penuh dari seluruh 38 Pengurus Provinsi PTMSI. Dengan demikian dalam agenda Munas yang dibuka oleh Wakil Ketua Umum I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Mayjen TNI Purn Suwarno akhirnya memastikan Peter Layardi yang merupakan Ketua Umum petahana terpilih kembali secara aklamasi.

Peter usai terpilih dalam Munas yang berlangsung sejuk dan penuh kekeluargaan mengapresiasi insan tenis meja di seluruh Tanah Air jajaran . Ia berterima kasih kepada para Pengprov yang telahendikung mutlak dirinya. Dia mengemukakan, militansi dari para pengurus pusat dan Pengprov seluruh Indonesia yang membuat PB PTMSI bisa berjalan tegak dan lancar di tengah dinamika hadangan dari para petualang yang mengatas namakan kepentingan organisasi dan atlet.

Terpilih Aklamasi Kembali Pimpin PB PTMSI Masa Bakti 2026-2030, Peter Layardi Lay akan Terus Berjuang Kawal Tenis Meja Indonesia Berdiri Tegak di Tanah Air

Peter Layardi Lay terpilih aklamasi. (Foto: Bambang)

“Terima kasih kepada para pengurus PB yang selama ini mendampingi dan juga dukungan dan kerja sama yang luar biasa dari para Pengprov. Dengan dukungan penuh ini saya akan terus berjuang agar organisasi PB PTMSI ini tetap berdiri tegak di Republik Indonesia ini sebagai satu-satunya organisasi tenis meja yang kami cintai. Karena kami punya struktur dari seluruh provinsi dan kabupaten yang ada di Indonesia,” ujar Peter kepada para wartawan dalam acara wawancara langsung.

Baca Juga : Serahkan Dokumen Kelengkapan Bacaketum PB PTMSI ke TPP Munas, Peter Layardi Lay Harapkan Menpora Erick Bijak Sikapi Tenis Meja

Peter menegaskan, dengan posisi PB PTMSI yang sudah berusia panjang dan mengakar di seluruh Tanah Air tentu tidak bisa serta-merta ditiadakan oleh oknum-oknum pemecah belah. PTMSI, katanya, sudah ada dari zaman dulu, sudah berdiri sangat lama, lebih dari 50 tahun.

Advertisement

“Jadi teman-teman ini juga bagaimana menyatukan, tidak mudah di tengah dinamika yang sudah ada sekarang. Saya sebagai Ketua Umum terpilih akan terus bertanggung jawab untuk terus memelihara ini, melakukan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan anggaran dasar kami, anggaran rumah tangga, dan juga melakukan pembinan yang terus kami laksanakan tanpa henti,” ujarnya.

Baca Juga : PB PTMSI Buka Pendaftaran Caketum Periode 2026-2030, Munas Digelar di Jakarta 5 Februari 2026

Lebih lanjut Peter menjelaskan, hasil dan segala dinamika yang terjadi pada Munas kali ini akan dilaporkan selain kepada KONI Pusat juga ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Ya, semua akan kami laporkan. Jadi ke Kemenpora dan kami juga semua yang terkait dengan Munas ini kami tentu laporkan kepada pihak pemerintah,” ucapnya.

Terpilih Aklamasi Kembali Pimpin PB PTMSI Masa Bakti 2026-2030, Peter Layardi Lay akan Terus Berjuang Kawal Tenis Meja Indonesia Berdiri Tegak di Tanah Air

Menyinggung tentang kabar yang beredar terkait larangan bagi pemain yang ikut kompetisi di luar PB PTMSI tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, Peter dengan tegas menyatakan, itu bukan keputusan pribadi namun hasil amanat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PTMSI.

Selain itu, kata Peter, PB PTMSI merupakan satu-satunya induk organisasi cabang olahraga tenis meja anggota KONI Pusat yang menyelenggaran PON. “Keputusan Rakernas memuat sebagai organisasi yang sah anggota KONI Pusat maka kami mengikuti aturan KONI Pusat,” paparnya.

Advertisement

Baca Juga : Rekap Hasil PB PTMSI Bersatu Cup I/2026: SIM Sports Lampung Kawinkan Gelar Putra Putri

Untuk itu dia mengimbau apabila orang ingin mendirikan organisasi tandingan tentu tidak diperbolehkan, karena menyebabkan dikotomi dan kegaduhan. “Jadi kami menghimbau, sebetulnya bukan artinya melarang. Artinya atlet itu ingin mengikuti itu, silakan.

Silakan ikutin sampai selesai. Apabila grup yang satu itu memiliki kegiatan yang lain, boleh diikutin. Kami tidak bisa melarang seperti apa,” tuturnya.

Namun dia mengingatkan, PB PTMSI punya agenda, tanggung jawab, dan Pengprov bertanggung jawab mengadakan Porprov, misalnya. Dan kami juga bertanggung jawab mengadakan kejurnas, dan juga ditugaskan KONI Pusat untuk melaksanakan PON. Dan kegiatan-kegiatan inilah yang akan kami jalankan terhadap anggota-anggota kami, sehingga Munas berjalan aman, lancar pernah kekeluargaan karena kami semua merupakan keluarga besar tenis meja di Tanah Air,” ” jelas Peter. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement