Olahraga
MotoGP 2022: Trek Mandalika Sangat Bagus, Dovizioso: Jangan Heran ‘akan Jadi Balapan yang Aneh’

Pembalap tim RNF Yamaha-WithU, Andrea Dovizioso, siap beraksi di Mandalika. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Duet pembalap tim RNF Yamaha-WithU, Andrea Dovizioso (Italia) dan Darryn Binder (Afrika Selatan, siap menghadapi MotoGP Indonesia pertama dalam 25 tahun di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini.
Pengaspalan ulang yang substansial, pembersihan intens di sisa lintasan dan alokasi ban yang direvisi sejak tes pra-musim, merupakan beberapa faktor yang tidak diketahui jelang akhir pekan MotoGP Indonesia pertama sejak 1997.
Menyikapi fakta tersebut, tiga kali runner-up MotoGP Dovizioso, menyebut ‘akan menjadi balapan yang aneh’ di Mandalika.
Dovizioso hanya berada di urutan ke-19 pada tes pra-musim Mandalika, terpaut 0,830 detik dari posisi teratas. Dia kembali setelah putaran pembukaan yang mengecewakan di Qatar, di mana dia finis di urutan ke-14 pada debutnya dengan YZR-M1 spesifikasi pabrikan.
Seperti pebalap tim pabrikan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, Dovizioso mengalami masalah tekanan ban saat mengikuti pebalap lain di balapan Lusail Qatar. “Setelah putaran pertama yang tidak mudah di Qatar, kami benar-benar bertujuan untuk melakukan hasil yang lebih kuat di Mandalika Indonesia, dan akan berusaha menghindari kesalahan yang kami lakukan di Grand Prix pertama,” kata Dovizioso. “Sirkuit Mandalika adalah trek baru untuk semua orang, di atasnya akan ada aspal baru dan ban baru dibandingkan dengan apa yang kami miliki selama tes di sana. Jadi ini akan menjadi balapan yang aneh. Pokoknya, ini trek yang sangat bagus, jadi saya tak sabar untuk balapan di Mandalika,” imbuhnya.
Sedangkan rekan setim rookie Darryn Binder, yang mengendarai M1, memiliki balapan Qatar yang jauh lebih positif.
Ia bertarung dengan sesama rookie Remy Gardner, Fabio di Giannantonio dan Raul Fernandez untuk memperebutkan poin terakhir di kelas utama, hanya kalah dari Gardner dengan selisih 0,012 detik.
Tidak seperti Qatar, Binder dan rookie lainnya setidaknya memiliki pengetahuan trek sebelumnya tentang motor MotoGP untuk Mandalika.
“Saya sangat bersemangat di Mandalika,” ucap Binder. “Saya sangat menikmati tes di sana, jadi sangat menyenangkan datang ke trek, di mana saya telah melakukan beberapa lap dengan motor MotoGP. Saya sangat bersemangat tentang itu.
Saya cukup senang dengan apa yang terjadi di Qatar, yang membuat saya semakin termotivasi untuk mendapatkan balapan lain di bawah ikat pinggang saya. Saya hanya akan mencoba untuk melanjutkan balapan di Qatar, mengambil semua yang saya pelajari dan menerapkannya. Saya akan mencoba menjalani akhir pekan yang baik di Mandalika dan berharap kondisi trek di sana lebih baik daripada saat tes,” sambungnya.
Kecepatan tertinggi di Mandalika sekitar 40km/jam lebih lambat dari Qatar, M1 juga harus menghadapi lebih sedikit kerugian kinerja akhir pekan ini.
“Setelah tes di Mandalika, kami cukup senang,” terang manajer tim Wilco Zeelenberg. “Lintasannya sangat cocok dengan motor kami dan juga kedua pebalap menyukai tata letaknya, jadi ini pertanda bagus,” lanjut Zeelenberg. ****














