Connect with us

Olahraga

Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Kuat Lakukan Transformasi dan Reformasi Total

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menunjukkan langkah progresif dengan melakukan berbagai terobosan strategis di sektor kepemudaan dan olahraga.

Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pemuda dan Olahraga  (Menpora) Erick Thohir menunjukkan langkah progresif dengan melakukan berbagai terobosan strategis di sektor kepemudaan dan olahraga. (Humas Kemenpora)

FAKTUAL INDONESIA: Berbagai terobosan strategis di sektor kepemudaan dan olahraga yang telah dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah progresif yang dilakukan Menpora Erick menjadi bukti komitemen kuat untuk melakukan transformasi dan reformasi total sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.

“Ini bagian dari komitmen kami dalam melakukan transformasi dan reformasi total sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, agar manajemen pemerintahan berjalan efisien dan efektif,” kata Menpora Erick.

Salah satu langkah signifikan yang dilakukan Menpora Erick adalah menyederhanakan 191 peraturan menteri (permen) sejak 2009 menjadi 5 hingga 20, mengingat terdapat aturan yang sudah tidak relevan.

Diantara aturan itu, terdapat Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi. Permen ini sempat menimbulkan polemik di antara stakeholder olahraga nasional.

Advertisement

Merespons hal tersebut, Erick mengambil sikap dan mencabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, usai mempertimbangkan masukan dari stakeholder olahraga.

“Salah satunya adalah deregulasi, ini untuk mempermudah kerja sama dengan stakeholder olahraga dan kepemudaan,” ujar Erick.

Sebagai tindak lanjut, Kemenpora telah menggelar penyusunan peraturan menteri dengan pendekatan omnibus law. Hal ini bertujuan guna bekerja secara efisien, efektif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Tak hanya menyasar regulasi, Erick juga fokus pada perbaikan tata kelola manajemen internal. Upaya tersebut agar mendorong transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Kemenpora. Dalam mewujudkan itu, Erick menjalin kerja sama aktif dengan kementerian/lembaga lain.

Langkah konkret ditunjukkan Erick dengan bertemu Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Akhsanul Khaq.

Advertisement

“Kita akan terus meningkatkan kerja sama dengan BPK untuk memastikan pengelolaan dana APBN di Kemenpora transparan dan dapat di pertanggungjawabkan,” sebut Erick.

Kemudian, Erick melanjutkan pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini. Adapun pembahasannya mengenai transformasi birokrasi di Kemenpora.

“Pengembangan organisasi olahraga harus berstandar internasional. Kemenpora akan terus meningkatkan profesionalisme dan keterbukaan untuk menunjukkan kinerja efisien dan efektif, sehingga bisa mewujudkan karakter bangsa serta meraih prestasi,” jelas Erick.

Lalu, Erick berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca