Olahraga
Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik Ke-53: Menpora Erick Beri Apresiasi Meski Bikin Heboh Soal Israel dan Tanpa Medali

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir hadir sekaligus mengalungkan medali kepada atlet Filipina Carlos Yulo yang berhasil naik podium juara Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik Ke-53 di Jakarta, Sabtu (25/10/2025). (Humas Kemenpora)
FAKTUAL INDONESIA: Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik ke-53 di Jakarta yang bikin heboh setelah penolakan tampilnya atlet Israel sehingga sehingga Komiote Olimpiade Internasional (IOC) melarang federasi olahraga internasional menggelar event di Indonesia telah berakhir, Sabtu (25/10/2025).
Pada kejuaraan yang berlangsung sejak 19 Oktober 2025 dengan diikuti sekira 490 atlet dari 77 negara itu Indonesia sebagai tuan rumah tidak mampu meraih sekeping medali pun baik perunggu, perak maupun emas.
Baca Juga : Wow! KD Dapat Medali Perak di Kejuaraan Dunia Wushu
Meskipun demikian Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir tetap mengapresiasi penyelenggaraan event dunia di Indonesia Arena itu.
Menpora Erick yang hadir sekaligus mengalungkan medali kepada atlet Filipina Carlos Yulo yang berhasil naik podium juara, Sabtu sore, mengemukakan, penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Gimnastik Artistik yang baru pertama kali digelar di Indonesia berjalan dengan baik dan mendapatkan apresiasi dari peserta.
“Alhamdulillah kejuaraan dunia senam artistik telah berhasil digelar dengan lancar dan sukses. Selama tujuh hari ajang ini berlangsung, kita berhasil menunjukkan wajah tuan rumah yang profesional, mengutamakan keamanan, keselamatan dan kenyamanan para peserta dari berbagai negara, serta menyambut dan melayani mereka dengan tangan terbuka,” kata Erick.
Baca Juga : Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta 2025: Kemenpora Apresiasi Sikap NOC Indonesia dan PB Persani Tidak Sertakan Atlet Israel
Selain itu, Erick juga mendengar langsung dari para peserta bahwa kejuaraan dunia senam yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini banyak mendapatkan apresiasi positif.
“Saya mendengar cerita dari para peserta bahwa mereka betul-betul puas dan senang bisa datang dan bertanding di negara kita. Mereka bertanding di Indonesia arena yang megah, mendapatkan akomodasi baik dan fasilitas lengkap, mereka juga merasakan keramahan masyarakat Indonesia yang selalu memberikan dukungan penuh di setiap pertandingan,” ujarnya.
Baca Juga : Indonesia Raih 4 Perunggu, Tim Jelmaan Rusia Merajalela di Kejuaraan Dunia Sambo dan Remaja 2025
Selain sukses penyelenggaraan, Menpora Erick juga melihat selama event ini berlangsung semuanya berjalan aman.
“Dan yang paling penting para atlet merasa aman dan keselamatan mereka terjamin selama di sini. Ini memang pertama kalinya kita menjadi tuan rumah kejuaraan dunia senam artistik, dan keberhasilan kita menunaikan tugas sebagai host merupakan bukti bahwa kita adalah negara yang menjunjung tinggi persahabatan, sportifitas dan mampu menjadi tuan rumah yang baik dari berbagai ajang olahraga tingkat dunia,” pungkas Erick seperti dilansir Humas Kemenpora dalam siaran persnya yang diterima Sabtu. ***













