Connect with us

Nusantara

UMS Menjadi PTS Penerima Hibah PHP2D Terbanyak

Diterbitkan

pada

 

UMS menjadi PTS terbanyak penerima hibah PHP2D. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang menerima hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaam Desa (PHP2D) Tahun 2021, terbanyak.
 
Dalam program pengusul proposal PHP2D tersebut UMS juga masuk dalam sembilan perguruan tinggi penerima PHP2D 2021 terbanyak. Hal ini berdasarkan data dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Dirjen Dikti RI).
 
“Program ini merupakan kombinasi antara pembinaan dan pemberdayaan, program ini memberikan penguatan kepada para aktivis supaya aktif dan mandiri,” kata Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Riset, Pengabdian, Publikasi dan HAKI Prof Harun,  Selasa (13/7/2021).
 
Menurut Harun, program ini merupakan misi dari hibah PHP2D yang dikompetisikan untuk Unit Kegiatan Mahasiswa secara nasional, dan telah diikuti oleh sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia. Program ini bertujuan untuk pengembangan soft skills mahasiswa dengan menumbuhkan rasa peduli untuk berkontribusi kepada masyarakat.
 
“Sebanyak 5 UKM dari FKIP lolos pendanaan karena persiapannya lebih awal, lebih masif dan koordinatif, dari situ menunjukkan bahwa program-program yang kita inisiasi secara masif dan koordinatif mendapatkan output mutu nya insyaAllah lebih bagus,” jelasnya lagi.
 
UMS menjadi PTS dengan jumlah tim lolos terbanyak diantara PTS dan mengalahkan beberapa PTN. Program PHP2D adalah kombinasi antara pembinaan dan pemberdayaan, diharapkan program ini dapat memberikan motivasi kepada para aktivis kampus agar lebih mandiri dan aktif.
 
Pihaknya berharap agar nantinya dapat dijadikan sebuah model untuk para UKM Unit mahasiswa di UMS serta dapat mendepankan unsur-unsur kreatif, mandiri dan kedewasaan serta lebih aktif. Sehingga dapat berkontribusi terhadap kegiatan kreatifitas dan aktivitas mahasiswa.
 
“Jangan pasif, pemilik IP bagus supaya dapat berkontribusi terhadap kreativitas dan aktivitas mahasiswa,” pungkasnya. (Uti Farinzi) ***
 

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement