Nusantara
Satu Tahun Kepemimpinan, Gibran Sebut Masih Banyak PR Fokus di Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Wali Kota Teguh Prakosa dalam refleksi satu tahun. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Satu tahun kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka- Teguh Prakosa di Kota Solo, masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Hal itu diakui Gibran dalam refleksi satu tahun kepemimpinan di Pendapi Gede, Balai Kota Solo, Selasa (19/4/2022).
Gibran juga kembali menegaskan dirinya dan Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa masih fokus di Solo untuk menyelesaikan PR.
“Saya ngrampungke (menyelesaikan) di Solo dulu, ngrampungke PR. Kalau survei ya biar survei, saya di Solo menyelesaikan PR,” jelas Gibran.
Hal itu ditegaskan Gibran karena sejumlah hasil survei menunjukkan jika Gibran unggul dalam survei Pilkada DKI Jakarta maupun PIlkada Jateng. Hal itu membuat warga resah karena menjadi Wali Kota Solo dianggap sebagai batu loncatan.
“Kemarin banyak pemberitaan survei Gubernur Jateng, tidak perlu takut risau PR saya masih banyak. Makanya tidak perlu takut, gundah, galau dengan pemberitaan yang ada, saya fokus di Solo selesaikan PR,” tegas Gibran.
Sejumlah PR yang masih belum diselesaikan diantaranya masalah klasik yakni soal banjir di Kali Jenes Kelurahan Premulung, pemulihan ekonomi, dan pengangguran. Untuk masalah banjir pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
“Ya saya mohon waktu lagi, masih satu tahun dan pas saat pandemi Covid-19. Mohon doanya saja,” katanya.
Dalam acara refleksi itu, Gibran juga memaparkan keberhasilannya dalam pertumbuhan ekonomi. Saat pertama kali dilantik menjadi Wali Kota Solo pertumbuhan ekonomi di Solo minus 1,74 persen. Saat ini sudah menunjukkan sinyal pemulihan ekonomi demgan pertumbuhan ekonomi 4,01 persen.
“Tahun ini kita genjot event Kota Solo, setelah lebaran ada event Solo menjadi tuan rumah ASEAN Para Games. Ini bagus sekali untuk pemulihan ekonomi, side event G20 bagus untuk branding internasional,” paparnya.
Bulan Agustus juga akan ada konser Dream Theater, konser band internasional pertama di Solo pascapandemi. Masih di tahun ini juga ada Muktamar Muhammadiyah yang menargetkan mendatangkan 2-3 juta orang.
“Saya pengin hotel ,restoran, ojol ramai kecipratan semua. Pembangunan fisik juga digenjot terus, Palang Joglo, revitalisasi koridor Gatot Subroto, Taman Balekambang,” katanya lagi.
Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan Lokananta saat ini juga sudah ada investor, Solo Techno Park (STP) juga akan semakin produktif. Sedangkan masalah nonfisik, banyak masukan seperti PKK, stunting, dan masalah pengangguran terbuka.
“Tapi masalah pengangguran ini tidak hanya di Solo tapi juga di luar Solo. Cuti Lebaran yang lama juga menjadi trigger pemulihan ekononi,” ucapnya.
Gibran juga mengingatkan masyarakat sebelum mudik harus divaksin booster. Hal ini untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 pascalebaran. Jika kasus melonjak maka pertumbuhan ekonomi akan tersendat.***











