Nusantara
UWKS-Polrestabes Surabaya Gelar Vaksinasi Merdeka

Rektor UWKS, Prof Dr H Widodo Ario Kentjono (kanan) bersama Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra (kiri) saat memberi keterangan kepada media.
FAKTUAL-INDONESIA: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menggandeng Polrestabes Surabaya menggelar Vaksinasi Merdeka yang menyasar ribuan mahasiswa dan masyarakat umum. Setidaknya 3.000 dosis vaksin sinovac disiapkan dalam program tersebut.
Menurut Rektor UWKS, Prof Dr H Widodo Ario Kentjono dr Sp THT-KL(K) FICS, seluruh dosen dan pegawai UWKS sudah menjalani vaksin hingga dosis ke-2. “Kali ini kami menyasar para mahasiswa termasuk mahasiswa asing, dan masyarakat umum, agar segera terbentuk herd immunity (kekebalan komumal), di sekitar kami,” ujarnya, Rabu (22/9/2021).
Selain mahasiswa dalam negeri, kata dia, kampusnya memang kerap menjadi jujugan para mahasiswa luar negeri untuk menimba ilmu di UWKS. Dalam rangka percepatan herd immunity, pihaknya mendorong mereka untuk ikut program vaksinasi Covid-19.
Salah satu mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Leonisia Marcela Guterres, menyebut sebagian besar temannya sesama mahasiswa asing, banyak yang pilih pulang dan ikut kuliah daring, selama pandemi. “Tinggal belasan orang yang bertahan di Surabaya, tapi semuanya sudah divaksin, di tempat lain,” ujarnya.
Gadis kelahiran 1999 asal Timor Leste ini menjadi satu-satunya mahasiswa yang ikut vaksin di UWKS, hari ini. “Terima kasih UWKS, saya sudah diberi kekebalan dari serangan virus Covid-19,” ujarnya.
Menurut Widodo, jumlah mahasiswa baru tahun ini hanya sekitar 1.200 orang yang tersebar di 8 fakultas dan 28 program study. Jumlah ini jauh berkurang dibanding saat sebelum pandemi yang rata-rata mencapai 1.600 mahasiswa baru per tahun.
Dari jumlah tersebut, 10 diantaranya merupakan mahasiswa baru dari China dan Kamboja. “Mahasiswa asal China mendaftar kuliah di Fakultas Kedokteran, sedangkan yang dari Kamboja kebanyakan memilih Fakultas Ekonomi,” ujarnya.
Hingga saat ini, UWKS masih menerapkan pembelajaran sistem Hibryde yang mewajibkan mahasiswanya ikut kuliah bergantian antara tatap muka dan daring. Ke depan, dia berharap seluruh mahasiswanya sudah divaksin ketika sistem pembelajaran tatap muka diberlakukan.
Sementara, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengapresiasi kerja sama antara pihaknya dan UWKS yang berjalan lancar. “Ini adalah program sinergitas yakni kami bersama dengan perguruan tinggi dan BEM sebagai akselerasi untuk mempercepat vaksinasi. Vaksinasi ini bukan hanya untuk mahasiswa tapi kalangan umum,” ujarnya.***











