Connect with us

Nusantara

Hujan Deras Dan Angin Kencang Terjang Sidoarjo, Sejumlah Mobil Tertimpa Pohon

Diterbitkan

pada

Salah satu mobil yang tertimpa pohon di Sidoarjo. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Puluhan pohon bertumbangan ketika hujan deras disertai angin kencang mengguyur Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (19/3/2022) sore. Sejumlah pohon yang bertumbangan bahkan menimpa truk dan mobil probadi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di jalan Taman Pinang Sidoarjo. Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Ahmad Yani depan SDN Pucang 1 Sidoarjo. Imbasnya, arus lalu lintas arah Malang dialihkan ke Jalan Yos Sudarso.

Sementara di kawasan Buduran Sidoarjo, pohon tumbang juga menutup seluruh jalur arah Malang, tepatnya di Jalan Raya Buduran depan Comfeed Sidoarjo. Polisi akhirnya mengalihkan lalu lintas arah Malang, untuk melewati Jalan Raya Lingkar Timur.

Poohon tumbang juga terjadi di Km 11 Tol Waru arah Juanda pada pukul 14.30 WIB, yang juga telah dilakukan evakuasi oleh petugas 10 menit kemudian.

Pohon tumbang di di Jl Raya Majapahit dan Jl Raya Pucang Sidoarjo bahkan menimpa sebuah truk dan kendaraan pribadi. Di Jalan A Yani, sebuah pohon sono besar tumbang melintang di tengah jalan dan menimpa 1 mobil. Korban yang berada di dalam mobil sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Advertisement

Pohon tumbang di Jalan Raya Majapahit juga menimpa sebuah mobil box bernopol W 8241 PA yang dikendarai oleh Ibnu (45). “Kejadiannya cepat sekali, tiba-tiba mobil saya sudah tertimpa pohon,” ujarnya.

Beruntung Ibnu selamat, karena pohon itu menimpa mobil di bagian belakang. Dia bersama kernet yang ada di dalam segera menyelamatkan diri keluar dari kendaraan.

Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, fenomena ini terjadi karenan faktor peralihan musim kemarau. “Kecepatan angin pada Sabtu (19/3/2022) siang ini memang ekstrim. Normalnya kecepatan angin itu lima sampai 30 kilometer per jam, tapi tadi anginnya mencapai 80 kilometer per jam,” ujarnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement