Connect with us

Ibu Kota

Kebakaran Hanguskan 7 Rumah di Pemukiman Padat Peduduk di Karet Tengsin

Diterbitkan

pada

Petugas dan warga bahu membahu memadamkan kebakarang di Karet Tengsin. (ist)

FAKTUALid – Ledakan sempat terdengar dalam peristiwa kebakaran di permukiman padat penduduk Jalan Karet Pasar Baru Barat (KPBB) I RT 010/RW 07 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2021).

Beruntung, dalam peristiwa nahas ini di permukiman padat penduduk ini tidak ada korban jiwa.

Dody Candra (45), warga setempat, saat melihat api sekitar pukul 10.30 WIB. Api itu mulai menjalar pada jaringan kabel induk rumah warga. Kemudian, menyambar ke antena parabola.

“Sempat terdengar suara ledakan. Lalu api yang menyala api itu membesar. Kami dan warga berusaha memadamkan dengan toren air. Namun api terlalu besar sehingga saksi meloncat dari rumah dan berteriak ada kebakaran. Warga pun keluar dan bahu-menbahu untuk memadamkan kobaran api dengan alat seadanya, sebagian warga lainnya menghubungi petugas Gulkarmat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sektor (Kasektor) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kecamatan Tanah Abang Sunaryo membenarkan, peristiwa kebakaran di Jalan KPBB I RT 010/RW 07 Karet Tengsin dilaporkan warga sekitar pukul 10.43 WIB. Petugas Gulkarmat langsung meluncur ke lokasi kebakaran pada pukul 10.48 WIB dengan mengerahkan 14 unit mobil dan 70 personel.

Advertisement

“Ada laporan ke posko tentang kejadian kebakaran tersebut. Warga melihat adanya percikan api yang berasal dari kabel tiang listrik yang menjalar ke salah satu rumah warga, dan membakar atas rumah warga. Seketika api mulai membesar dan merambat ke rumah sebelahnya. Warga mulai panik tidak mampu memadamkan api, dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam terdekat,” terang Sunaryo. “Pemadam langsung merapat ke TKP (tempat kejadian perkara-red). Namun api sudah membesar, dan petugas langsung melakukan pemadaman. Waktu penanganan pukul 10.53 WIB. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 11.45 WIB hingga dipadamkan pada pukul 12.36 Wib,” sambungnya.

Menurut Sunaryo, tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran itu. “Objek yang terbakar rumah tinggal penyebabnya korsleting listrik. Ada tujuh rumah yang terbakar meliputi 12 kepala keluarga atau 80 jiwa penduduk dengan luas area kurang lebih 800 meter persegi dengan taksiran kerugian mencapai Rp2,8 miliar,” jelasnya. ****

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement