Home Nasional Ketuk Rasa Kemanusiaan, Kapolda Metro Jaya Minta RT-RW Batasi Mobilitas Warga

Ketuk Rasa Kemanusiaan, Kapolda Metro Jaya Minta RT-RW Batasi Mobilitas Warga

oleh Bambang

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Dr Fadil Imran. (ist)

FAKTUAlid – Kapolda Metro Jaya Irjen Dr Fadil Imran meminta pengurus RT-RW melakukan penjagaan di tengah penerapan PPKM Darurat. Pengurus RT dan RW membatasi mobilitas warganya selama PPKM hingga 20 Juli mendatang.

Polda Metro Jaya dan jajaran terus bekerja ekstra dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya. “Pihak RT dan RW perlu menjaga wilayahnya. Kita maunya orang yang kena Covid-19 berkurang,” kata Kapolda Irjen Fadil Imran, Selasa (6/7/2021).

Menurut mantan Kapolda Jawa Timur itu, sejauh ini dia melihat ada beberapa RT maupun RW yang sudah bekerja secara optimal. Namun diakuinya masih ada beberapa RT setempat yang memberikan akses kepada warga luar untuk melintas di wilayahnya.

Dikatakan Irjen Fadil, kondisi seperti itu jika tidak dilakukan perubahan, virus Covid-19 bisa menular ke masyarakat sekitar. Atas dasar itu, pihaknya lanjut Fadil meminta kepada pengurut RT dan RW harus penenjagaan wilayah agar risiko penularan virus Corona berkurang.

“Beberapa RT/RW masih memberi peluang orang berjalan. Artinya apa? Artinya RT RW itu bisa terkena penyakit, makanya perlu dijaga wilayahnya. Ini bukan pekerjaan TNI, Polri dan Pemda. Tapi masyarakat juga,” tegas Fadil.

Ditegaskan Kapolda Fadil Imran lagi, pihaknya bekerja atas unsur kemanusiaan dan polisi tidak kenal lelah bekerja untuk membatasi mobilitas masyarakat.

Dijelaskan, jika orang nggak bepergian, maka virus Covid-19 akan mati sendirinya. Sebaliknya, jika orang bepergian dengan perlengkapan yang jelas, Insyaallah tidak terjadi masalah. “Kalau terjadi, ya berarti ada mobilitas,” ujar Kapolda. ***

You may also like

Tinggalkan Komentar