Connect with us

Nasional

Tembak Kaki Sekuriti, Perampok Gasak Toko Emas di Pasar Kemis Tangerang

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Polisi melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) aksi perampokan toko emas di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerag, Minggu (10/4/2022) malam

Polisi melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) aksi perampokan toko emas di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerag, Minggu (10/4/2022) malam

FAKTUAL-INDONESIA: Kawanan penjahat bersenjata api merampok toko emas di di kawasan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelum menggasak barang berharaga emas, perampok menghampiri karyawan.

Bahkan perampok itu menembak kaki  seorang karyawan yang bertugas sebagai sekuriti.

Kawanan penjahat bersenjata api tersebut mengambil sejumlah barang berharga atau emas di dalam etalase Toko Emas Jaya Baru dengan jumlah relatif banyak.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Maryadi ketika dihubungi ANTARA di Tangerang mengatakan bahwa perampok dengan bersenjata api berjumlah dua orang tersebut telah merampas sejumlah emas di dalam etalase kaca di toko itu.

Advertisement

“Iya, betul, telah terjadi aksi perampokan sekitar pukul 20.00 WIB. Diduga pelaku ada dua orang dengan membawa senjata api,” katanya.

Kawanan perampok itu, kata dia, melancarkan aksinya dengan memasuki toko pada saat sedang beroperasi. Pelaku lantas menghampiri karyawan, lalu mengancam dengan senjata api.

“Ada satu karyawan (petugas keamanan) jadi korban setelah terkena tembakan perampok di kaki kirinya. Akan tetapi, korban sudah mendapat perawatan di rumah sakit terdekat,” jelasnya.

Setelah merampok, lanjut dia, pelaku melarikan diri dengan menaiki sepeda motor.

“Identitas belum kami ketahui. Kami masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan saksi-saksi. Selanjutnya nanti diinfokan,” ujarnya.

Advertisement

Adapun jumlah kerugian yang dialami pemilik toko emas tersebut, kata Kapolsek, masih belum bisa memastikan berapa besarannya.

“Kerugian belum bisa ditaksir berapa jumlahnya karena kami masih melakukan penyelidikan,” katanya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement