Nasional
Masyarakat Bantul Yogyakarta Dimbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem Beberapa Hari Kedepan

BPBD Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor
FAKTUAL INDONESIA: Dalam beberapa hari kedepan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta diimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi dampak cuaca ekstrem.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi berupa pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor,” kata Komandan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Aka Luk Luk Firmansyah, di Bantul, Rabu.
Baca Juga : Gubernur Khofifah Indar Parawansa Ingatkan Pemudik Akan Cuaca Ekstrem
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu, cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul bagian utara dan tengah, serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara dan tengah.
Kemudian pada Kamis (3/4/2025) cuaca ekstrem tersebut juga berpotensi terjadi di wilayah yang sama, sementara pada Jumat (4/4/2025) cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulon Progo bagian utara, serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara.
“Waspadai juga potensi pohon tumbang saat cuaca kurang bersahabat. Apalagi pada jalur yang memiliki potensi ancaman bencana, seperti banjir dan longsor,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, BPBD Bantul menyiagakan seluruh personel baik di pos induk maupun pos pantau yang didirikan di kelurahan.
Baca Juga : Cuaca Jakarta 27 Maret 2025 : Sebagian Wilayah Bakal Diguyur Hujan
“Untuk personel siaga 24 jam di pos kami masing masing serta dibantu pos-pos pantau yang didirikan oleh masyarakat,” katanya.
Menurut dia, semua wilayah di Bantul perlu mewaspadai adanya potensi dampak banjir, longsor, dan angin kencang ketika hujan dengan intensitas lebat mengguyur daerah ini.
“Untuk tanah longsor dan banjir yang perlu diwaspadai di wilayah Kecamatan Pundong, Imogiri, Piyungan, dan Dlingo. Personel di BPBD seluruhnya sebanyak 180 orang,” katanya. ***









