Nasional
Tenggelamnya KMP Tunu: Menhub Dudy Tegaskan Pengangkatan Kapal Dilakukan dengan SOP Ketat

Tim SAR gabungan telah menemukan titik lokasi kapal KMP Tunu Pratama Jaya pada jarak sekitar 3,9 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal di Selat Bali, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim). (Kemenhub)
FAKTUAL INDONESIA: Pengangkatan KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali, Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) akan dilakukan dengan SOP (standar operasional prosedur) ketat.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan hal itu setelah Tim SAR gabungan menemukan titik lokasi kapal KMP Tunu Pratama Jaya pada jarak sekitar 3,9 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal.
Baca Juga : Tragedi KMP Tunu: 17 Korban Masih Hilang, Tim Teknis Pengangkatan Kapal Bersiap ke Banyuwangi
“Proses pengangkatan kapal akan dilakukan dengan SOP (standar operasional prosedur) ketat untuk memastikan aspek keselamatan dari tim. Harapannya proses pengangkatan kapal bisa berjalan lancar sehingga dapat membantu investigasi lebih lanjut,” kata Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (13/7/2025).
Setelah penemuan posisi kapal, Tim SAR gabungan akan melakukan perencanaan pengangkatan kapal dengan mempertimbangkan keselamatan, mengingat derasnya arus bawah laut di Selat Bali.
Dudy menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR gabungan yang berhasil menemukan kapal KMP Tunu Prtama Jaya, serta mengevakuasi lebih banyak korban meninggal hingga H+10 pencarian korban.
“Saya telah mendapat informasi bahwa KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan dalam posisi terbalik. Saya mengapresiasi kinerja tim SAR gabungan selama 10 hari ini yang begitu gigih mencari posisi kapal serta para korban yang belum ditemukan,” ujarnya.
Baca Juga : Satu Jenazah WNA Malaysia Terindetifikasi Jadi Korban Kapal KMP Tunu Pratama Jaya
Proses pencarian KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali, Ketapang, Banyuwangi, Rabu (2/7/2025) menemukan titik terang. Tim SAR gabungan telah menemukan titik lokasi kapal KMP Tunu Pratama Jaya pada jarak sekitar 3,9 kilometer dari lokasi tenggelamnya kapal.
Hingga Sabtu (12/7) atau H+10 operasi pencarian korban, Tim SAR gabungan juga telah menemukan 18 korban meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang telah ditemukan kini berjumlah 48 orang, dengan rincian 30 orang selamat dan 18 dunia. ***












