Connect with us

Kesehatan

Pemprov Jakarta Perketat Kewaspadaan Superflu, Pramono: Belum Ada Kasus Ditemukan

Diterbitkan

pada

Pemprov Jakarta Perketat Kewaspadaan Superflu, Pramono: Belum Ada Kasus Ditemukan

Gubernur Pramono pastikan belum ada kasus superflu di Jakarta. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Pemerintah Provinsi Jakarta memastikan kondisi ibu kota masih aman dari ancaman penyakit Superflu. Hingga Minggu (11/1/2026), belum ada satu pun kasus Superflu yang terdeteksi di wilayah Jakarta, meski pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan menyusul dinamika kesehatan global.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkelanjutan oleh jajaran Pemprov Jakarta, terutama melalui Dinas Kesehatan. “Sampai hari ini, kami pastikan belum ada laporan kasus Superflu di Jakarta,” ujar Pramono saat ditemui di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga : Menkes Budi Gunadi Pastikan, Superflu Tak Berbahaya seperti Covid-19

Meski situasi masih terkendali, Pramono menekankan bahwa langkah antisipasi tetap menjadi prioritas.

Tingginya mobilitas warga Jakarta dinilai berpotensi meningkatkan risiko masuknya penyakit menular, sehingga kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dan tenaga medis terus diperkuat.

Ia menyebut, seluruh rumah sakit dan puskesmas di Jakarta pada prinsipnya telah siap memberikan pelayanan apabila ditemukan kasus atau warga membutuhkan pemeriksaan.

Advertisement

Baca Juga : Menkes Budi Tegaskan Tanpa Kemampuan Produksi, Indonesia Hadapi Risiko Serius Ketika Terjadi Wabah Global

Selain itu, layanan vaksinasi Superflu juga sudah tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan, meski masih bersifat mandiri.

“Vaksin Superflu memang belum masuk program pemerintah pusat, sehingga saat ini masih vaksin berbayar. Tapi ini bisa menjadi langkah preventif bagi masyarakat, dan di Jakarta layanan itu sudah tersedia,” jelas Pramono.

Menurutnya, kebijakan tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk melakukan perlindungan dini secara individual sambil menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah pusat terkait kemungkinan program vaksinasi nasional.

Baca Juga : Menkes Budi Gunadi Soroti Persoalan Mendasar Tenaga Kesehatan di Daerah Terdampak Bencana Sumatera

Selain memperkuat sistem kesehatan, Pemprov Jakarta juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan. Warga diimbau menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala yang tidak biasa.

Pramono optimistis, dengan kombinasi kesiapan sistem layanan kesehatan, koordinasi lintas sektor, dan kesadaran masyarakat, Jakarta dapat terhindar dari potensi wabah.

Advertisement

“Kami berharap dengan langkah-langkah ini, Superflu tidak masuk ke Jakarta,” tutupnya.***

Lanjutkan Membaca