Connect with us

Lifestyle

6 Penyebab Hematuria, Banyak Orang yang Belum Tahu

Diterbitkan

pada

penyebab hematuria

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Apakah kamu mengetahui penyebab hematuria? Hematuria merupakan kondisi ketika air kencing mengandung darah. Kondisi ini dapat terjadi karena terdapat gangguan pada kondisi saluran kemih, ginjal atau prostat bagi pria.

Umumnya, urine hanya mengeluarkan zat-zat sisa hasil penyaringan ginjal, bisa berwarna kuning atau pekat. Seberapa banyak anda minum air putih juga berpengaruh pada kondisi urine itu sendiri.

Namun, ketika urine berwarna kemerahan atau merah gelap kecokelatan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Menurut dr. Jenelle E. Foote, seorang ahli urologi dari Atlanta, hematuria biasanya tidak menyebabkan rasa sakit dan sangat sedikit darah yang mengubah warna urine.

Berikut beberapa penyebab hematuria yang sudah faktualid.com rangkum dari orami.co.id.

Advertisement

1. Infeksi Saluran Kemih

Penyebab hematuria yang pertama adalah infeksi saluran kemih. Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit ini terjadi karena bakteri memasuki tubuh melalui uretra dan berkembang biak di kandung kemih.

Gejalanya dapat meliputi keinginan terus menerus untuk buang air kecil, nyeri, rasa terbakar saat buang air kecil dan urine berbau sangat kuat.

Bagi sebagian orang, terutama orang dewasa yang lebih tua, satu-satunya tanda infeksi saluran kemih yang mungkin terjadi adalah adanya darah tetapi sulit dilihat kasat mata dalam urine.

2. Infeksi Ginjal

Penyebab hematuria yang kedua adalah infeksi ginjal. Penyakit ini dapat terjadi ketika bakteri memasuki ginjal dari aliran darah atau berpindah dari uretra ke ginjal.

Tanda dan gejala sering mirip dengan infeksi kandung kemih, meskipun infeksi ginjal lebih cenderung menyebabkan demam dan nyeri pinggang.

Advertisement

Baca juga: 14 Manfaat Minum Air Putih Saat Perut Kosong, Bisa Mencegah Batu Ginjal

3. Batu Ginjal

Penyebab hematuria yang ketiga adalah batu ginjal. Sebuah penelitian dari StatPearls menunjukkan bahwa penyakit ini disebabkan karena adanya mineral dalam urine pekat yang terkadang membentuk kristal di dinding ginjal atau kandung kemih.

Hingga seiring waktu, kristal tersebut bisa menjadi batu kecil dan keras yang disebut dengan batu ginjal. Batu-batu tersebut umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, jadi mungkin jika anda tidak tahu kecuali jika batu tersebut menyebabkan penyumbatan.

4. Pembesaran prostat

Penyebab hematuria yang keempat adalah pembesaran prostat. Kelenjar prostat yang berada di bawah kandung kemih dan mengelilingi bagian atas uretra sering membesar saat pria sudah mendekati usia lanjut.

Hal ini kemudian menekan uretra hingga sebagian menghalangi aliran urine. Tanda dan gejala pembesaran prostat seperti sulit buang air kecil, terus-menerus untuk buang air kecil dan darah yang terlihat dalam urine.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Kanker Prostat, Pria Wajib Tahu!

5. Melakukan Olahraga yang Berat

Penyebab hematuria yang kelima adalah melakukan olahraga berat. Hal ini terkait dengan trauma pada kandung kemih, dehidrasi atau kerusakan sel darah merah yang terjadi akibat latihan aerobik yang terlalu intens.

Advertisement

Pelari paling sering terkena hematuria, meskipun siapa pun dapat mengalami pendarahan urine. Jika anda melihat darah dalam urine setelah olahraga, anda perlu temui dokter segera untuk mengetahui penyebab dan perawatan yang tepat.

6. Gangguan yang Diturunkan

Penyebab hematuria yang terakhir adalah gangguan yang diturunkan. Anemia sel sabit, suatu kondisi yang ditandai dengan cacat herediter hemoglobin dalam sel darah merah menyebabkan darah dalam urine, baik hematuria yang terlihat maupun mikroskopis. Begitu juga dengan sindrom Alport, penyakit ini dapat memengaruhi membran penyaringan di glomeruli ginjal.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement