Lifestyle
9 Tips Lari di Treadmill Agar Lebih Efektif

ilustrasi: lari di treadmill
FAKTUAL INDONESIA – Lari menggunakan treadmill bisa menjadi alternatif lari ketika diluar ruangan cuaca sedang tidak mendukung, ingin olahraga di rumah saja atau bagi kamu yang tidak memiliki banyak waktu luang. Lari di treadmill tentunya berbeda dengan lari diluar ruangan, ada beberapa tips lari di Treadmill agar kamu dapat melakukan pembakaran lemak yang maksimal sehingga menjadi lebih efektif.
Meski terlihat mudah untuk digunakan, namun tetap kamu harus memahami bagaimana cara lari di treadmill. Jika kamu ingin membakar lebih banyak kalori dengan lari di treadmill, kamu juga bisa melihat jarak tempuh, menjaga kecepatan berlari hingga mengetahui berapa jumlah kalori yang sudah kamu bakar. Berikut Faktulid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber beberapa tips lari di treadmill yang bisa mengoptimalkan pembakaran lemak.
9 Tips Lari di Treadmill Agar Lebih Efektif
Kenali Fungsi Tiap Tombol yang Ada Pada Treadmill
Jika kamu seorang pemula, tips lari di treadmill yang pertama yaitu kenali terlebih dahulu fungsi dari setiap tombol yang ada pada treadmill. Baik saat kamu menggunakan treadmill ini di pusat kebugaran atau membeli sendiri dan menggunakannya di rumah, maka kamu harus pahami terlebih dahulu segala fungsi yang ada pada alat tersebut.
Pada treadmill, kamu bisa melihat beberapa indikator yang tersedia. Biasanya akan ada indikator berapa kecepatan yang akan kamu gunakan, berapa jarak tempuh yang sudah terlewati hingga berapa jumlah kalori yang telah dibakar. Selain itu, biasanya terdapat tombol jeda untuk kamu yang ingin beristirahat terlebih dahulu.
Gunakan Sepatu yang Tepat
Menggunakan sepatu yang tepat menjadi tips lari di treadmill selanjutnya. Berlari di luar ruangan dan berlari diatas treadmill datar jelas memiliki perbedaan. Permukaan treadmill akan mengubah cara kita berjalan atau berlari.
Jadi, kamu tidak memerlukan sepatu lari yang berat, empuk dan tebal. Cukup gunakan sepatu lari yang ringan agar menghadirkan gaya yang dinamis, gesit dan dengan daya dorong yang kuat.
Jangan Skip Pemanasan
Tips lari di treadmill selanjutnya yaitu melakukan pemanasan. Sebelum lari di treadmill, pastikan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. Pemasan sangat penting sebelum kamu melakukan olahraga apapun termasuk lari. Hal tersebut akan membantu merilekskan otot dan sendi yang kaku hingga menghindari risiko cedera.
Melakukan peregangan otot atau jogging kecil di tempat selama 5 – 10 menit sebelum berolahraga bisa kamu jadikan sebagai pemanasan. Lakukanlah pemanasan dengan intensitas yang ringan guna melemaskan otot-otot tubuh yang kaku.
Perhatikan Postur Tubuh
Saat berada di atas treadmill, pastikan kamu sudah ada dalam posisi tubuh yang tepat. Ini menjadi tips lari di treadmill lainnya yang bertujuan untuk mencegah tubuh dari cedera akibat terjatuh dari treadmill dan sebagainya.
Letakan kedua tangan kamu di pegangan treadmill saat akan memulai latihan. Setelah itu, lepaskan secara perlahan saat mesin sudah bergerak, lalu kamu bisa mengayunkan kedua tangan seirama dengan langkah kaki saat berlari. Agar lebih safety, kamu bisa menggunakan tali pengait untuk mencegah tubuh terlempar saat posisi tidak seimbang.
Mulai Secara Perlahan
Tips lari di treadmill lainnya yaitu mulailah secara perlahan. Jika kamu baru pertama kali ingin melakukan lari di treadmill, janganlah langsung berlaru dengan intensitas yang tinggi. Mulailah dengan jalan atau jogging terlebih dahulu agar tubuh kamu bisa beradaptasi dengan kecepatan lajunya.
Gunakanlah kecepatan yang paling rendah selama 5 – 10 menit pertama untuk pemanasan. Baru setelah itu dan tubuh merasa terbiasa, kamu bisa menambah kecepatannya secara bertahap.
Lari dengan Durasi yang Bertahap
Tips lari di treadmill selanjutnya yaitu lari dengan durasi yang bertahap. Sebetulnya kamu bisa menyesuaikan durasi lari sesuai dengan tujuan latihan yang kamu perlukan.
Namun, untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan melakukan pembakaran lemak, awalilah sesi dengan jogging terlebih dahulu selama 5 – 10 menit pertama, kemudian secara bertahap tambah kecepatan berlari hingga 30 menit. Kamu bisa melakukan olaraga ini 3 sampai 5 kali dalam seminggu.
Jangan Lari Sambil Berpegangan Handrail
Tidak sedikit orang yang beranggapan memegang pegangan tangan saat berlari di treadmill merupakan cara menggunakan treadmill yang benar. Padahal, pegangan tangan hanya kamu perlukan untuk membantu kamu masuk dan keluar dari treadmill dengan aman.
Lari di treadmill dengan berpegangan bisa mengganggu posisi tubuh. Tubuh mungkin akan terlalu condong ke depan sehingga kamu berisiko mengalami sakit leher dan punggung. Jadi, pastikan tubuh kamu berada diposisi tegak karena kecepatan treadmill akan menarik kaki kamu ke belakang.
Lakukan Pendinginan Setelah Selesai Berlari
Jika sebelumnya kamu melakukan pemanasan sebelum memulai lari di treadmill, maka jangan lupa juga untuk melakukan pendinginan saat kamu selesai latihan.
Lakukanlah pendingan dan peregangan sekitar 5 – 10 menit setelah kamu berolahraga. Peregangan setelah berolahraga bisa menghindarkan kamu dari sakit atau kram yang mungkin terjadi setelah berolahraga.
Baca juga: 6 Tips Olahraga Lari Bagi Pemula Untuk Tidak Cepat Lelah
Penuhi Kebutuhan Cairan
Menyediakan air minum yang cukup adalah tips lari di treadmill lainnya. Hal ini perlu kamu perhatikan karena saat kamu berolahraga maka akan mengeluarkan banyak keringat. Jadi, kamu harus segera menggantikan keringat yang keluar tersebut dengan minum air yang cukup.
Karena, jika kamu tidak minum dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, maka kamu bisa mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh. Letakanlah air putih di tempat penyimpanan yang biasa disediakan pada mesin treadmill.
Itulah beberapa tips lari di treadmil yang telah Faktualid.com rangkumkan untuk kamu dari berbagai sumber. Dengan mengikuti tips lari di treadmil dan menggunakannya dengan benar, maka kamu akan mendapatkan performa latihan yang lebih baik sehingga mengoptimalkan pembakaran lemak pada tubuh.














