Lifestyle
6 Penyebab Breakout, Selalu Perhatikan Kebersihan Wajah Agar Tidak Semakin Parah

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Kamu pernah mengalami breakout pada wajah? Breakout adalah munculnya jerawat secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat. Tentunya hal ini bisa mengganggu rasa percaya diri. Untuk itu, kamu perlu mengetahui penyebab breakout.
Penyebab utama terjadinya breakout adalah hormon dan produksi minyak yang berlebihan. Pada dasarnya, hormon meniangkatkan produksi minyak yang menyumbat folikel rambut. Hal ini menjadi penyebab pertumbuhan bakteri jerawat.
Kenyataannya, setiap kulit orang berbeda-beda. Faktor genetik sangat berperan penting dalam hal ini. Jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan kulit yang mudah berjerawat, maka kemungkinan besar juga akan mengalami hal yang sama.
Berikut beberapa penyebab breakout yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Menggunakan Masker Kain
Penyebab breakout yang pertama adalah menggunakan masker kain. Masa pandemi covid-19 ini memaksa setiap dari kita untuk menjaga diri dari virus ini. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan yaitu selalu menggunakan masker.
Namun, ada masalah kulit yang bisa terjadi karena pemakaian masker kain, sehingga menyebabkan breakout. Kondisi ini disebut dengan maskne.
Kamu dapat mengetahui diri mengalami maskne ketika mengalami breakout pada bagian dagu, garis rahang dan pipi sesuai beberapa waktu menggunakan masker.
Cara mengatasi breakout salah satunya adalah jangan lupa untuk selalu mencuci bersih masker kain setelah digunakan dan hindari menggunakan masker lebih dari 2 hari berturut-turut tanpa dibersihkan terlebih dahulu.
2. Jarang Mencuci Sarung Bantal
Penyebab breakout yang kedua adalah jarang mencuci sarung bantal. Pada siang hari, setiap kotoran, minyak, makeup dan kotoran menumpuk pada kulit.
Ketika kamu tidak mencuci muka sebelum tidur dan langsung rebahan di ranjang, maka secara tidak langsung akan menyebarkan bakteri ke sarung bantal.
Menurut Dr. Joshua seorang dokter kulit, paparan jangka panjang kulit terhadap jenis kotoran ini, bersama dengan gesekan wajah yang bergesekan dengan sarung bantal dapat meningkatkan peradangan dan jerawat.
tidak hanya itu, lingkungan yang berminyak dapat menjadi tempat berkembang biak bakteri, yang akhirnya menjadi salah satu penyebab jerawat. Untuk itu, selalu perhatikan kebersihan kamar. Rutin mengganti seprai dan sarung bantal, serta hindari langsung kebiasaan langsung ke tempat tidur sebelum mencuci muka.
Baca juga: 6 Penyebab Jerawat Batu yang Membandel, Kamu Wajib Tahu!
3. Kurang Tidur
Penyebab breakout yang ketiga adalah kurang tidur. Dilansir dari National Sleep Foundation, orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur per malam. Manfaat tidur yang cukup ini bisa memengaruhi kesehatan kulit.
Penyebab breakout adalah kurang tidur, karena tubuh akan terus-menerus terpapar kortisol tingkat tinggi, yang akhirnya memicu jerawat. Hormon pelepas kortisol dapat mengikat kelenjar minyak, yang dapat membuat wajah lebih mudah berminyak dan berjerawat.
Selain breakout, masalah kulit yang bisa terjadi akibat kurang tidur adalah:
- Kulit kering
- Muncul garis harus pada wajah
- Perubahan tekstur kulit
4. Kandungan Produk Skincare
Penyebab breakout yang keempat adalah kandungan produk skincare. Saat memilih produk skincare atau perawatan wajah, apakah kamu sudah benar-benar mempertimbangkan kandungan di dalamnya.
Mulai dari sekarang, kamu harus lebih teliti dalam memilih skincare. Terlebih lagi apabila kamu memiliki kulit yang berminyak, sensitif dan mudah berjerawat. Sebab, salah satu penyebab dari breakout adalah kandungan yang terdapat dalam produk skincare.
Beberapa minyak mineral adalah bahan pelembap yang sangat berat di wajah sehingga menyumbat pori-pori di wajah. Inilah yang akhirnya bisa memunculkan komedo hingga jerawat. Selain itu, kandungan minyak kelapa dalam satu produk skincare juga terkenal bisa menyumbat pori-pori.
5. Tingkat Stres yang Tinggi
Penyebab breakout yang kelima adalah tingkat stres yang tinggi. Stres dapat menyebabkan jerawat dan jerawat bisa membuat tambah stres. Hal ini bisa saja membuat kamu rasanya ingin menyerah karena breakout yang muncul.
Ketika sedang berada di bawah tekanan, kulit akan menghasilkan hormon stres, termasuk kortisol yang merangsang kelenjar minyak.
Kondisi ini yang meningkatkan produksi minyak di wajah, menyumbat pori-pori dan akhirnya mengakibatkan terjadinya breakout.
Cara mengatasi breakout adalah mengelola stres dengan baik. Kamu bisa mencoba rutin untuk berolahraga atau melakukan kegiatan yang kamu sukai. Atur jadwal pekerjaan dan beristirahat dengan baik.
Baca juga: 7 Tanda Stres yang Mungkin Tidak Anda Sadari
6. Kebiasaan Memencet Jerawat
Penyebab breakout yang terakhir adalah kebiasaan memencet jerawat. Memencet jerawat memang dapat mendorong bakteri lebih dalam sehingga memperburuk masalah pada wajah. Selain breakout yang semakin parah, kamu dapat membuat munculnya komedo yang baru atau jerawat bernanah.
Untuk itu, hindari kebiasaan memencet jerawat atau meletakkan dagu di telapak tangan saat sedang duduk. Kebiasaan ini dapat memindahkan bakteri dari tangan ke wajah. Tidak hanya memencet jerawat, breakout juga bisa terjadi karena eksfoliasi wajah yang berlebihan.***














