Lifestyle
5 Penyebab Kram Usus Karena Keracunan Makanan

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Kram usus dikenal sebagai nama lain dari sindrom iritasi usus besar (IBS) yang merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan sakit perut, diare, kembung dan sembelit. Namun, para ahli kini memahami bahwa penyebab kram usus ternyata tidak hanya karena IBS saja.
Istilah kram usus merujuk pada meningkatknya kontraksi otot-otot usus kecil dan usus besar secara spontan. Jika kamu mungkin pernah merasakan tegang pada otot perut yang sangat intens, kemungkinan kamu sedang mengalami kondisi ini.
Kram usus bukanlah suatu penyaki, melainkan gejala dari penyakit atau posisi tertentu. Banyak pasien IBS bukan lah satu-satunya penyebab kram usus.
Berikut beberapa penyebab mengatasi kram usus yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id
Daftar isi
1. Keracunan Makanan
Penyebab kram usus yang pertama adalah keracunan makanan. Keracunan makanan cukup sering terjadi. Selain kram, pasien biasanya juga mengalami sakit perut, muntah dan diare. Gejala bisa muncul dalam beberapa menit hingga hari setelah kamu makan makanan yang terkontaminasi.
Saat kamu sedang mengalami keracunan makanan, otot-otot usus berkontraksi dengan lebih cepat. Hal ini karena tubuh berusaha mempercepat pergerakan makanan dalam usus untuk menghilangkan mikroba berbahaya di dalamnya secepat mungkin.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Sembelit yang Dapat Kamu Lakukan di Rumah
2. Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)
Penyebab kram usus yang kedua adalah sindrom iritasi usus besar. IBS dapat menyebabkan kram dan kejang usus yang membuat kamu mengalami kembung, diare atau gejala lainnya.
Meskipun tidak menyebabkan kerusakan pada usus ataupun membahayakan nyawa, gejala IBS bisa sangat mengganggu keseharian pasien.
Para penderita IBS, kontraksi usus besar yang seharusnya justru berubah-ubah secara spontan. Gerak otot usus kamu mungkin menjadi lebih cepat atau lambat dari yang seharusnya sehingga menyebabkan diare atau sembelit.
3. Alergi Makanan
Penyebab kram usus yang ketiga adalah alergi makanan. Alergi makanan sering kali menjadi penyebab kram usus yang sangat jarang disadari. Reaksi alergi terjadi saat sistem imun kamu keliru menganggap makanan sebaga zat berbahaya. Sistem imun selalu melepaskan berbagai zat kimia yang memicu reaksi alergi.
Makanan yang paling sering memicu alergi yakni telur, kacang, susu dan juga seafood. Ada berbagai pengobatan untuk mengatasi alergi makanan, tetapi akan lebih baik bila kamu menghindari berbagai makanan pemicu alergi sepenuhnya.
4. Intoleransi Makanan
Penyebab kram usus yang keempat adalah intoleransi makanan. Alergi dan intoleransi makanan sama-sama menjadi penyebab kram usus. Namun, intoleransi makanan tidak melibatkan sistem imun.
Kondisi ini terjadi bila tubuh tidak bisa mencerna satu makanan atau ada bahan makanan yang mengiritasi usus kamu. Sebagai contoh, usus dengan intolerasni laktosa akan mengalami masalah pencernaan bila mengonsumsi susu, keju dan produk sejenisnya.
Tubuh seseorang dengan intoleransi laktosa tiak dapat menghasilkan cukup enzim laktase yang diperlukan untuk mencerna laktosa.
Baca juga: 7 Manfaat Daun Capo, Dapat Mengobati Diare
5. Gastroenteritis
Penyebab kram usus yang kelima adalah gastroenteritis. Gastroenteritis merupakan gangguan pencernaan akibat infeksi virus yang juga dikenal dengan muntaber atau flu perut. Seperti saat terjadi keracunan makanan, otot-otot usus berkontraksi lebih cepat untuk menyingkirkan virus di dalam tubuh.
Kontraksi inilah yang menjadi penyebab kram usus pada pasien gastroenteritis. Meskipun gejalanya cukup mengganggu, pasien biasanya pulih sendiri setelah beristirahat, minum air yang cukup dan konsumsi makanan yang mudah dicerna dalam beberapa hari.***














