Connect with us

Kesehatan

6 Posisi Aman Berhubungan Intim Saat Hamil, Tak Perlu Khawatir!

Diterbitkan

pada

posisi aman berhubungan intim saat hamil

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Berhubungan seks saat hamil kerap merepotkan sejumlah pasangan. Sebab, ragu tentang keamanannya. Bercinta saat hamil dianggap aman jika dilakukan dengan benar. Supaya tidak mengganggu, terapkan sejumlah posisi aman berhubungan intim saat hamil.

Sebenarnya, kegiatan seksual ini masih tergolong selama tidak ada larangan dari dokter selama masa kehamilan. Melansir sehatq, beberapa penelitian menyimpulkan bahwa hampir 80 persen pria memiliki kekhawatiran akan menyakiti bayi dalam kandungan saat berhubungan seksual dengan pasangannya yang sedang hamil.

Padahal, janin akan aman saja selama tidak ada masalah pada kehamilan. Berhubungan seks saat hamil diketahui dapat memberi manfaat. Sebagian wanita kerap merasakan gairah seksual yang tinggi saat sedang hamil. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi.

Meski begitu begitu, tak bisa dipungkuri bahwa perut ibu yang besar akan mengkhawatirkan ketika bercinta. Lantas, bagaimana posisi aman berhubungan intim saat hamil yang bisa dilakukan oleh ibu dan suami?

Baca juga: 7 Manfaat Berhubungan Intim Saat Hamil, Bumil Wajib Tahu!

Berikut beberapa posisi aman berhubungan intim saat hamil yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

1. Posisi misionaris

Posisi aman berhubungan intim saat hamil yang pertama yaitu misionaris. Posisi ini umumnya dapat dilakukan ketika usia kehamilan baru trimester pertama dan kedua. Pada posisi ini, suami dan istri saling berhadapan, dengan tubuh suami di atas dan istri di bawah.

Mintalah suami berhati-hati agar jangan sampai menekan perut ibu. Agar lebih nyaman, gunakan bantal untuk mengganjal punggung. Ini bertujuan supaya istri bisa merasa lebih nyaman dan perut tetap terjaga dari guncangan.

2. Woman on top

Woman on top bisa menjadi posisi aman berhubungan intim saat hamil. Posisi wanita di atas ini masih mungkin dilakukan, bahkan ketika usia kandungan 9 bulan. Meski begitu, pastikan agar suami tidak merasa tertindih oleh istri yang sedang hamil.

Selain itu, perut ibu yang sudah cukup besar mungkin akan sedikit menyulitkan ibu untuk melakukan posisi ini. .Tak hanya bagus untuk menghindari tekanan pada perut istri, namun juga bisa membuat istri mengontrol kedalaman penetrasi.

Jika ibu sudah merasa lelah “memimpin” gerakan, mintalah suami untuk membantu meneruskan dengan menggerakkan pinggulnya.

Advertisement

3. Berlutut di sofa

Posisi aman berhubungan intim saat hamil berikutnya yaitu berlutut di sofa. Posisi bercinta ini dilakukan dengan cara ibu hamil duduk berlutut di sofa atau kursi empuk dengan perut menghadap sandaran sofa. Sementara itu, pasangan melakukan penetrasi dari belakang.

4. Doggy style

Selain berlutut di sofa, posisi aman berhubungan intim lainnya adalah doggy style. Posisi ini memungkinkan suami berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang ketika istri bertumpu pada kedua lutut dan kedua sikunya.

Baca juga: 8 Makanan yang Dianjurkan Dikonsumsi Sebelum Berhubungan Intim, Apa Saja?

Posisi ini terkadang akan menggangu lantaran perut yang menggantung. Solusinya, gunakan sejumlah bantal dan tumpuk di antara lutut dan siku istri gunau menyangga perut istri.

5. Posisi di tepi ranjang

Posisi seks ini diterapkan dengan cara ibu berbaring di tepi tempat tidur dan lututnya ditekuk. Sedangkan pasangan berdiri menghadap ibu hamil. Posisi aman berhubungan intim saat ini juga minim tekanan pada perut ibu hamil.

Cobalah meletakkan bantal di sebagian sisi tubuh yang berfungsi sebagai penyangga tubuh istri dalam posisi agak miring. Tergantung dari tingginya ranjang, suami bisa berlutut atau berdiri sambil melakukan penetrasi.

Advertisement

6. Side Lying

Salah satu posisi aman berhubungan intim saat hamil adalah side lying. Posisi berbaring menyamping juga diperbolehkan karena perut ibu hamil tidak akan mengalami tekanan. Hal ini akan membuat wanita merasa lebih nyaman.

Kekurangan pada posisi ini memang tidak dapat berhadap langsung karena harus membelakangi suami yang sedang melakukan penetrasi dari belakang.  Gunakan beberapa bantal sebagai penyangga di antara kedua paha istri bila perut sudah makin besar.

Tanda bahaya berhubungan seks saat hamil muda

Melansir WebMD, pasangan sebaiknya waspada dan segera berkonsultasi ke dokter apabila berhubungan seks saat hamil sampai memicu pendarahan meski telah menerapkan posisi aman berhubungan intim saat hamil.

Atau, setelah  berhubungan seks keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina ibu hamil. Kondisi ini bisa jadi tanda infeksi yang bisa menjalar sampai ke rahim.***

Baca juga: 5 Bahaya Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Hindari Sementara Waktu!

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement