Kesehatan
Inilah 7 Manfaat Menjemur Bayi di Pagi Hari, Ibu Wajib Tahu!

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Memiliki seorang bayi merupakan anugerah terindah bagi pasangan suami-istri yang patut disyukuri. Sejak dahulu, masyarakat Indonesia sering menjemur bayi di pagi hari. Tak hanya sekeder budaya masyarakat, ternyata ada beragam manfaat menjemur bayi di pagi hari.
Meski bisa memberikan dampak duruk, nyatanya seseorang, termasuk bayi, yang terpapar sinar matahari bermanfaat bagi tubuh. Salah satu manfaat yang dapat diberikan dari sinar matahari tersebut adalah memberikan asupan vitamin D.
Itulah mengapa banyak orang tua yang sering menjemur bayinya di bawah sinar matahari saat pagi hari. Mengingat kulit bayi yang baru lahir masih sensitif, pastikan menjemur si kecil dilakukan secara hati-hati. Lantas, apa saja manfaat menjemur bayi di pagi hari?
Baca juga: 7 Manfaat Pijat Bayi yang Menakjubkan dan Cara Mengaplikasikannya
Berikut beberapa manfaat menjemur bayi di pagi hari yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Meningkatkan kadar vitamin D
Manfaat menjemur bayi di pagi hari yang pertama yaitu meningkatkan kadar vitamin D. Vitamin ini sangat diperlukan oleh tubuh dalam menyerap kalsium guna memperkuat tulang dan gigi, serta menjega kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari penyakit.
Pada dasarnya tubuh membutuhkan vitamin D. Di lapisan kulit manusia, termasuk bayi, terdapat zat provitamin D. Zat ini akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin D dengan bantuan sinar matahari. Untuk itu, tubuh memerlukan waktu minimal 15 menit berjemur di bawah sinar ultraviolet (UV) setiap hari di pagi hari.
2. Mencegah penyakit kuning

Ilustrasi bayi dengan penyakit kuning (Foto: Istimewa)
Bayi baru lahir beresiko mengalami penyakit kuning. Hal ini bisa terjadi karena kadar bilirubin mulai naik pada hari ke 3 sampai hari ke 5 dan menurun pada saat bayi berusia 7 sampai 10 hari. Maka dari itu, para ibu disarankan menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi untuk memecah bilirubin (senyawa pigmen kekuningan), sehingga hati bayi mampu memprosesnya dengan lebih mudah.
Pertumbuhan bilirubin yang tidak terkendali bisa menyebabkan kulit bayi yang baru lahir tampak kekuningan. Untuk mendapatkan manfaat menjemur bayi di pagi hari, ibu dapat menjemurnya pada pagi hari selama 10-15 menit.
3. Meningkatkan energi
Manfaat menjemur bayi di pagi hari yang berikutnya yaitu meningkatkan energi. Matahari pagi dapat membantu mengatur produksi hormon melatonin pada bayi. Sinar matahari pagi dapat menyebabkan penurunan kadar hormon melatonin dan meningkatkan hormon serotonin sehingga mampu meningkatkan energi.
Jika dilakuka secara rutin, hormon melatonin bisa mengatur pola tidur si kecil, yang mana ini adalah sesuatu yang penting bagi tahun pertama kehidupannya.
4. Meningkatkan hormon bahagia
Sinar matahati diketahui bisa memproduksi serotonin secara alami pada bayi. Serotonin adalah hormon yang dapat meningkatkan perasaan bahagia dan aman. Hormon ini juga dapat mengatur siklus tidur dan pencernaan pada bayi.
Sinar matahari juga dapat merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi zat serotonin yang dapat mengirimkan sinyal antar sel-sel saraf dan mengatur emosi hingga keterampilan motorik.
5. Melatih kulit bayi dengan rangsangan paparan sinar matahari

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Selain meningkatkan hormon bahagia, manfaat menjemur bayi di pagi hari juga bisa melatih kulit bayi dengan rangsangan paparan sinar matahari. Kulit bayi memiliki berbagai reseptor, satu di antaranya reseptor terhadap suhu.
Baca juga: 7 Manfaat Berjemur Sinar Matahari Pagi, Tak Hanya Meningkatkan Imunitas
Dengan menjemurnya di pagi hari, sinar matahari yang mengenainya mampu diterima oleh reseptor suhu di kulitnya. Alhasil, bayi dapat mengetahui rangsangan panas setelah ia mendapatkan rangsangan tersebut secara langsung dari sinar matahari.
6. Meningkatkan kemampuan pembekuan darah
Vitamin D memiliki banyak manfaat bagi tubuh, diantaranya membantu kemampuan pembekuan lebih efektif dalam aliran darah dan membantu menurunkan tekanan darah pada bayi baru lahir. Tak hanya dari makanan, vitamin D akan lebih mudah didapatkan melalui sinar matahari.
Perlu diketahui, pembekuan darah sangat penting untuk mencegah pendarahan internal yang mungkin disebabkan berbagai penyakit atau cedera fisik akut. Dengan demikian, ini memungkinkan darah dapat menggumpal dengan baik.
7. Memberikan paparan udara yang lebih segar di luar rumah
Sudah diketahui bahwa udara di luar ruangan lebih baik dan segara daripada di dalam rumah. Pasalnya, udara luar memiliki kadar oksigen lebih tinggi dan kadar karbondioksida yang lebih rendah sangat diperlukan bayi untuk proses pernapasannya.
Untuk itu, salah satu manfaat menjemur bayi di pagi hari adalah membantunya mendapatkan udara segar yang lebih baik di luar ruangan. Namun, jika kondisi bayi sedang lemas dan tidak nyaman, sebaiknya Anda menunda terlebih dahulu untuk menjemurnya.
Tips menjemur bayi di pagi hari
- Jemur bayi di pagi hari selama 10 hingga 15 menit antara pukul 7 dan 10 pagi.
- Mengingat kulit bayi sensitif, berjemur tidak boleh lebih dari 30 menit. Paparan sinar UV yang terlalu lama bisa merusak membran kulit bayi, menyebabkan kemerahan, rasa terbakar, dan iritasi.
- Lindungi mata bayi dari paparan sinar matahari langsung dengan membuka jendela agar sinarnya masuk. Jika berangin, menjemur bayi di dalam ruangan untuk menghindari debu yang mengganggu matanya.
- Fungsi tubuh dan otak bayi bisa dipengaruhi oleh suhu tinggi, sehingga durasi dan suhu harus dipantau dengan cermat setiap berjemur.
- Berikan anak ASI sebelum atau sesudah berjemur.
- Anda juga dapat mengoleskan tabir surya ke tubuh bayi jika cahaya matahari pagi terlalu terik.
Itulah beberapa manfaat menjemur bayi di pagi hari beserta tipsnya. Mulai dari sekarang, rutinkan menjemur bayi dengan cara yang benar untuk mendukungnya agar terhindar dari sejumlah penyakit.***













