Kesehatan
8 Dampak Buruk Korban Perselingkuhan Terhadap Kesehatan Mental, Nomor 8 Mengerikan!

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Seluruh pasangan di dunia menginginkan hubungan yang harmonis tanpa perselingkuhan. Namun, ada saja yang nekat mengkhianati pasangannya dengan berselingkuh. Di sejumlah kasus, ditemukan berbagai dampak buruk korban perselingkuhan terhadap kesehatan mental.
Menjadi korban selingkuh merupakan masalah yang tidak bisa disepelekan. Tentu saja tidak ada yang mau menjadi korban perselingkungan. Rasa sedih, ingin marah, dan terkejut menyelimuti korban perselingkuhan. Kenyataan pahit tentu harus dihadapi yang kerap menghiasi hubungan percintaan.
Bagi korban yang sudah dikhianati oleh pasangan, biasanya cenderung menyalahkan diri sendiri atas perselingkuhan yang terjadi. Tak jarang korban melampiaskannya dengan minum alkohol, obat-obatan terlarang, dan melakukan hubungan seks berisiko. Lantas, apa saja dampak buruk korban perselingkuhan bagi kesehatan mentalnya?
Baca juga: Inilah 7 Jenis Selingkuh Nonfisik yang Jarang Disadari
Berikut beberapa dampak buruk korban perselingkuhan bagi kesehatan mental yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Mengalami depresi
Dampak buruk korban perselingkuhan bagi kesehatan mental yang pertama yaitu mengalami depresi. Medical daily melaporkan seseorang yang menjadi korban perselingkuhan memiliki potensi menderita penyakit mental dan kecemasan yang lebih besar, daripada mereka yang belum pernah diselingkuhi.
Kesehatan mental korban perselingkuhan dapat menurun drastis hingga korban merasa depresi. Jika sudah pada kondisi tersebut, umumnya korban akan merasa sedih berlarut-larut, kehilangan nafsu makan dan mengalami gangguan tidur.
Di beberapa temuan, korban yang depresi atau putus asa cenderung mengonsumsi rokok dan minuman alkohol secara berlebihan guna mengurangi rasa sakit yang dialami.
2. Trauma

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Diselingkuhi memang salah satu hal yang paling menyakitkan dalam sebuah hubungan percintaan. Ketika perselingkuhan terjadi, dampak buruk korban perselingkuhan bisa membuat sakit hati, hancur sekaligus trauma.
Pikiran dan emosi negatif akan berpotensi memicu stress. Kondisi ini juga memungkinkan adanya gangguan stres pasca trauma atau post-traumatic stress disorder. Apabila seseorang mengalaminya perasaan trauma akan kembali sewaktu-waktu. Tak jarang sang korban takut menjadi hubungan dengan orang lain.
3. Merasa tidak berharga
Dampak buruk korban perselingkuhan berikutnya yaitu merasa tidak berharga. Menurut survei yang dilakukan berbagai sumber, korban perselingkuhan merasa sang pasangan selingkuh karena ia tidak bisa memenuhi keinginan pasangan. Hingga akhirnya merasa kehilangan harga diri.
Seseorang yang merasakan hal ini akan akan mulai berpikiran negatif yang sebenarnya belum tentu benar. Anda juga akan cenderung menyalahkan diri Anda terhadap perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan Anda.
Padahal, bisa jadi ini merupakan kesalahan sang pasangan karena selingkuh. Apapun alasannya, selingkuh merupakan perbuatan tercela jika dilihat dari kacamata agama dan norma di masyarakat.
4. Gangguan kecemasan
Selain merasa tidak berharga, korban perselingkuhan juga dapat mengalami gangguan kecemasan. Masalah kesehatan mental pada korban perselingkuhan ini umumnya muncul ketika seseorang merasa di bawah tekanan atau ancaman.
Baca juga: Nyatakan Cinta ke Istri Orang, Mulyadi Tewas Dibantai
Setelah diselingkuhi, sang korban kemungkinan trauma terhadap hal yang telah dialaminya. Hal tersebut sering terjadi pada korban perselingkuhan yang sudah menikah dengan pasangannya dan berdampak besar pada aspek kehidupannya.
5. Gangguan tidur

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Orang yang menjadi korban pasangannya akibat selingkuh ternyata bisa menyebabkan gangguan tidur. Menurut survei dari American Psychological Association tahun 2012, sebanyak 40 persen orang yang sakit hati dan merasa stres karena perselingkuhan cenderung mengalami yakni gangguan tidur.
6. Masalah makan
Salah satu dampak buruk korban perselingkuhan terhadap kesehatan mental yang jarang disadari adalah masalah makan. Ketika Anda berada di bawah tekanan, perubahan selera makan sangat mungkin terjadi. Sebab, dikondisi ini manusia akan kehilangan selera makan sama sekali atau terlalu banyak makan.
Tak hanya mental, tidak selera makan tentu akan menggangu kesehatan fisik seperti kekurangan nutrisi dan kehilangan energi. Sedangkan orang yang menjadikan banyak makan sebagai pelarian, akan berdampak negatif pada kesehatan fisik, seperti sakit perut, mual, dan obesitas.
7. Mengonsumsi alkohol dan obat terlarang
Mengonsumsi alkohol dan obat terlarang menjadi dampak buruk korban perselingkuhan yang umum terjadi. Cara ini dianggap bisa menghilangkan pikiran tentang sang pasangan karena kesadaran orang tersebut akan hilang sementara waktu.
Sudah tidak perlu diperdebatkan lagi, keduanya mempunyai dampak yang sangat buruk bagi kesehatan, mental, dan kehidupan. Pada beberapa orang, dampaknya bisa menyebabkan keinginan untuk bunuh diri atau lari kenyataan karena terlalu sukar untuk dihadapi.
8. Menjadi LGBT

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Dampak buruk korban perselingkuhan terhadap kesehatan mental yang terakhir adalah bisa menjadi LGBT. Seorang pria atau wanita yang pernah diselingkuhi, menurut beberapa sumber ada yang menjadi penyuka sesama jenis.
Alasannya adalah seorang wanita yang pernah diselingkuhi pasangan pria takut untuk menjalanin hubungan kembali karena bisa jadi pria berikutnya akan selingkuh. Karena stigma tersebut, sejumlah orang kerap memilih pasangan sesama jenis sebab dinilai tidak akan menyakiti dirinya.***














