Connect with us

Kesehatan

6 Makanan Penyebab Pegal Linu, Perhatikan Mulai Sekarang!

Diterbitkan

pada

makanan penyebab pegal linu

Ilustrasi daging merah (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Apakah anda mengetahui makanan penyebab pegal linu? Bila selama ini anda sering kali mengeluhkan pegal-pegal pada beberapa bagian tubuh, mungkin salah satu alasannya karena mengonsumsi makanan penyebab pegal linu.

Selain itu, beberapa penyakit yang menyerang tulang, sendi dan otot seperti radang sendi dan nyeri sendi juga dapat menimbulkan gejala pegal linu. Meski sering kali diabaikan, ternyata ada beberapa makanan yang menyebabkan pegal linu.

Baca juga: 6 Makanan Penyebab Kurap, Ketahui dan Kurangi Mulai Sekarang!

Berikut beberapa makanan penyebab pegal linu yang sudah faktualid.com rangkum dari beberapa sumber.

1. Daging Merah

Makanan penyebab pegal linu yang pertama yaitu daging merah. Daging merah memang bisa menjadi asupan lemak dan protein bagi tubuh. Untuk orang dengan penyakit radang sendi, nyeri sendi dan pegal-pegal, sebaiknya anda menghindari konsumsi daging merah.

Daging merah termasuk salah satu dari beberapa makanan penyebab pegal linu. Hal ini karena daging merah banyak mengandung lemak jenuh.

Advertisement

Ketika di masak pada suhu tinggi, jumlah senyawa berbahaya di dalam daging merah dapat meningkat, khususnya pada persendian dan sistem peredaran darah.

2. Makanan yang Mengandung Gluten

Makanan penyebab pegal linu yang kedua adalah makanan yang mengandung gluten. Gluten merupakan protein yang ada pada biji-bijian seperti:

  • Barley
  • Gandum
  • Rye

Pada beberapa kasus seseorang dapat mengalami intoleransi gluten sehingga tubuh kesulitan untuk mencerna gluten. Alhasil, muncul peradangan pada beberapa bagian tubuh termasuk sistem pencernaan dan persendian.

Itulah mengapa seseorang dengan masalah persendian yang sering mengalami nyeri sendi tidak disarankan mengonsumsi gluten karena merupakan bagian makanan yang menyebabkan pegal linu.

3. Makanan Tinggi Gula

Makanan penyebab pegal linu yang ketiga yaitu makanan tinggi gula. Menurut penelitian Nutrients, orang yang terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman manis seperti soda, memiliki risiko lebih besar terkena rheumatoid arthritis.

Konsumsi gula berlebih tidak hanya berdampak pada obesitas dan penyakit jantung, tetapi juga bisa mengakibatkan peradangan.

Advertisement

Hal ini dikarenakan gula memicu pelepasan sitokin. Sitokin adalah molekul yang berperan dalam mengantarkan pesan antar sel, termasuk berkontribusi pada peradangan dan pembengkakkan sendi.

Baca juga: 5 Penyebab Kram Usus Karena Keracunan Makanan

4. Makanan yang Digoreng

Makanan penyebab pegal linu yang keempat adalah makanan yang digoreng. Kandungan lemak, garam dan kalori cenderung meningkat bila anda menyantap makanan yang digoreng.

Selain memberi berat badan bertambah, makanan yang digoreng turut menyumbang efek pada:

  • Risiko penyakit jantung
  • Peningkatan tekanan sendi-sendi tubuh
  • Potensi mengalami tekanan darah tinggi.

5. Alkohol

Makanan penyebab pegal linu yang kelima yaitu alkohol. Kandungan purin yang tinggi dalam alkohol dapat memicu kondisi arthritis gout. Arthritis gout adalah kondisi peradangan arthritis pada seseorang dengan kadar asam urat yang tinggi di dalam darah.

Jadi, sebaiknya anda membatasi konsumsi alkohol dibatasi atau lebih baik lagi dihentikan untuk mencegah serangan berbagai macam penyakit.

6. Makanan Olahan

Makanan penyebab pegal linu yang terakhir adalah makanan olahan. Di kehidupan sehari-hari anda sebenarnya akrab dengan makanan olahan atau mungkin mengnsumsinya sesekali, makanan olahan termasuk:

Advertisement
  • Junk food
  • Makanan cepat saji
  • Makanan yang diawetkan
  • Makanan yang diproses dengan tambahan bahan pengawet dan gula

Makanan ini berisiko memperburuk gejala peradangan pada tubuh, termasuk menimbulkan gejala pegal-pegal. Tidak hanya memperburuk kesehatan tubuh, makan makanan olahan terlebih dalam frekuensi sering juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit lain.***

Baca juga: 5 Penyebab Pembuluh Darah Pecah, Salah Satunya Tumor Otak

Lanjutkan Membaca
Advertisement