Connect with us

Kesehatan

Menghapus Tato Tak Secepat Ketika Membuatnya

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Punya tato tidak selamanya nyaman. Bisa saja bosan atau harus dihapus karena alasan tertentu.

Seperti halnya ketika mulai membuat, ketika harus menghapus pun mudah karena ada teknologinya. Tapi tidak seperti ketika membuatnya, sekali jadi.

Penuturan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr Amaranila Lalita Drijono, SpKK, FINSDV FAADV, menghilangkan tato menggunakan laser adalah prosedur yang aman.

“Tingkat keamanannya tinggi asal dilakukan oleh dokter yang kompeten dan sesuai bidangnya serta menguasai alat laser itu sendiri,” kata Amaranila.

Dalam bidang dermatologi, awalnya teknologi laser digunakan untuk mengobati bayi-bayi dengan tanda lahir karena dianggap akan sangat mengganggu perkembangan mereka, bukan saja secara fungsi namun rasa percaya diri atau self esteem.

Advertisement

“Jadi bisa dipastikan aman, karena awalnya saja teknologi laser dipakai untuk bayi, apalagi untuk dewasa,” katanya.

Meski demikian, ucap Amaranila seperti dikutip dari antaranews.com, Senin (23/8/2021), memang perlu ada perawatan khusus setelah tindakan laser.

“Perawatan pasca-tindakan itulah yang penting, oleh sebab itu sebelum tindakan harus ada konsultasi, dievaluasi apakah pasien itu kandidat yang baik untuk prosedur itu,” katanya.

Dia menuturkan bahwa komitmen pasien untuk menjalankan anjuran dokter sangat diperlukan dalam menentukan keberhasilan tindakan.

Dibutuhkan setidaknya sampai enam bulan usai tindakan sehingga tato benar-benar bisa hilang.

Advertisement

Dengan tindakan dan perawatan setelahnya yang baik, jaringan kulit tidak akan rusak.

“Laser hanya bekerja kalau ada targetnya, misal targetnya adalah pigmen kulit untuk hilangkan tato, maka pilih panjang gelombang khusus untuk pigmen, ini sangat spesifik. Dengan tindakan yang sangat presisi dan diatur kedalamannya maka akan mengurangi luka yang tidak diinginkan sehingga pemulihan cepat,” tuturnya.

Menghilangkan tato dengan laser dinilai tidak terlalu sakit. “Rasa sakit bisa ditoleransi dengan salep bius lokal dan alat bantu lain,” ujarnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement