Kesehatan
Cukupkan Vitamin D Dalam Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

Foto: Istimewa
FAKTUALid – Pandemi Covid-19 kembali merebak di Tanah Air. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi-lagi diserukan para ahli kesehatan dan epidemilogi agar diterapkan secara ketat terutama di wilayah zona merah.
Selain itu, warga diimbau tetap berada di rumah agar terhindar dari paparan virus Covid-19 varian Delta yang dinyatakan sangat cepat penularannya. Para karyawanpun diperintahkan bekerja dari rumah. Bahkan ruang publik seperti taman dan sarana berolahraga luar gedung ditutup.
Pada kondisi seperti itu, bukan berarti warga harus berdiam dalam rumah. Manfaatkan teras atau halaman rumah untuk gerak badan ringan. Yang penting, badan harus terkena sinar matahari pagi.
Degan begitu tubuh akan memproduksi vitamin D secara alami saat berjemur di bawah sinar matahari. Waktu terbaik untuk berjemur pada pagi hari selama 15–20 menit, setidaknya 3 kali dalam seminggu. Waktu berjemur yang ideal untuk pembentukan vitamin D adalah sekitar pukul 08.30 hingga 10.00.
Saat berjemur, gunakanlah topi, kacamata hitam, serta tabir surya dengan SPF minimal 30, agar mata dan kulit terlindungi dari efek sinar ultraviolet yang berbahaya.
Tubuh manusia sangat membutuhkan asupan vitamin D setiap hari. Ini penting untuk menjaga imunitas tubuh tetap kuat, terutama di masa pandemi Covid-19. Daya tahan tubuh yang kuat dapat melawan kuman dan virus penyebab penyakit dengan lebih baik, termasuk virus Corona.
Beberapa penelitian menunjukan bahwa asupan vitamin D yang cukup mampu mengurangi risiko seseorang untuk terinfeksi virus Corona. Menurut penelitian terbaru, pasien Covid-19 yang asupan vitamin D-nya tercukupi pun cenderung memiliki gejala yang lebih ringan daripada pasien Covid-19 yang kekurangan vitamin D.
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin D yang rendah memiliki peluang 7,2 persen lebih tinggi untuk terinfeksi virus Corona. Itu artinya risiko Anda untuk jatuh sakit karena Covid-19 akan lebih rendah jika kebutuhan vitamin D harian Anda terpenuhi.
Manfaat vitamin D dalam melawan infeksi viruus Corona juga dapat dirasakan oleh pasien Covid-19. Dalam sebuah penelitian, didapati bahwa cukupnya asupan vitamin D mampu mengurangi tingkat keparahan penyakit ini.
Bahkan, risiko pasien Covid-19 untuk mengalami badai sitokin, yaitu komplikasi serius yang berisiko menimbulkan kerusakan organ yang berakibat fatal, dapat berkurang jika ia mendapat asupan vitamin D yang cukup selama menjalani perawatan.
Vitamin D juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan tulang. Dengan terpenuhinya kebutuhan tubuh akan vitamin D, risiko terjadinya pengeroposan tulang atau osteoporosis akan lebih rendah.
Selain berjemur, ada beberapa cara untuk mencukupi asupan vitamin D yakni dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D. Makanan yang kaya akan vitamin D antara lain adalah ikan salmon, sarden, daging tanpa lemak, hati, kuning telur, jamur, tuna, udang, dan susu serta produk olahannya.
Untuk mencegah kekurangan atau defisiensi vitamin D, bisa pula dengan mengonsumsi suplemen vitamin D.
Ada banyak jenis suplemen vitamin D yang beredar di pasaran. Sebaiknya, pilih suplemen vitamin D dengan dosis 1.000 IU, karena ini dianggap sebagai dosis yang aman untuk dikonsumsi setiap hari.
Itulah manfaat vitamin D dalam mencegah infeksi virus Corona beserta cara mencukupi asupannya. Tentu saja, Anda juga perlu memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi lainnya, agar kesehatan Anda lebih terjaga.
Meski memiliki manfaat yang sangat baik, vitamin D tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena vitamin ini termasuk jenis vitamin larut lemak yang bisa menumpuk di dalam tubuh.
Untuk mengetahui apakah asupan vitamin D Anda sudah cukup, kurang, atau justru berlebihan, Anda bisa menjalani pemeriksaan kadar vitamin D dalam tubuh dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.
Selain mencukupi asupan vitamin D, Anda juga perlu tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19, yaitu dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air atau hand sanitizer, memakai masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain, menghindari kerumunan, dan menjalani vaksinasi Covid-19.***














