Connect with us

Internasional

Ukraina Terima Perisai Rudal Udara dari Jerman Untuk Lawan Amukan Rusia

Diterbitkan

pada

Ukraina Terima Perisai Rudal Udara dari Jerman

Ukraina Terima Perisai Rudal Udara dari Jerman Untuk Lawan Amukan Rusia (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Ukraina telah menerima sistem pertahanan Iris-T pertama dari Jerman, kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov.

“IRIS-T dari (Jerman) sudah ada di sini. NASAMS (Amerika) akan datang. Ini baru permulaan. Dan kami membutuhkan lebih banyak lagi,” cuit Reznikov di akun Twitter pada Selasa (12/10/2022) malam, yang dikutip melalui AFP, Kamis (13/10/2022).

“Ada kewajiban moral untuk melindungi langit di atas (Ukraina) untuk menyelamatkan rakyat kita.” Sambungnya.

Baca juga: Biden Kutuk Kebrutalan Total Rusia, Dukungan Amerika Tak Goyah untuk Ukraina

Menteri tersebut mencatat Kiev membutuhkan lebih banyak senjata semacam ini, dengan alasan melindungi langit di atas Ukraina dari “negara teroris” Rusia adalah “keharusan moral.”

Beberapa jam kemudian, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jerman memposting tweetnya sendiri, menekankan Berlin telah menepati janjinya dan mengumumkan, “Sistem pertahanan udara IRIS-T SLM pertama telah tiba di #Ukraina.”

Advertisement

Dalam pesan tindak lanjut, pejabat kementerian mengutip bos mereka Christine Lambrecht yang memuji pengiriman itu sebagai, “Dukungan yang sangat penting bagi Ukraina dalam perjuangannya melawan penembakan rudal, melawan teror.”

Outlet media Der Spiegel melaporkan pengiriman sudah dilakukan pada Selasa.

Baca juga: Presiden Putin Tegaskan, Bombardir Rudal Rusia ke Kota-kota Ukraina Baru Peringatan Awal

Jerman telah menjanjikan pengiriman perisai rudal Iris-T pertama “dalam beberapa hari mendatang” setelah Rusia melancarkan serangan mematikan di seluruh Ukraina pada hari Senin, menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai lebih dari 100, menurut pihak berwenang Ukraina.

Kementerian pertahanan Ukraina mengatakan Senin bahwa Rusia telah menembakkan 83 rudal ke Ukraina, di mana pertahanan udaranya menembak jatuh 52, di antaranya adalah 43 rudal jelajah.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement