Connect with us

Internasional

Masih Berlanjut, Serangan Rusia Menghantam Kota Kharkiv dan Mykolaiv Ukraina

Avatar

Diterbitkan

pada

Serangan Rusia Menghantam Kota Kharkiv dan Mykolaiv

Serangan Rusia menghantam kota Kharkiv dan Mykolaiv, menghancurkan sebuah penjara di Olenivka Ukraina Timur, Jumat, 29 Juli 2022. (AP Photo)

FAKTUAL-INDONESIA: Rusia melancarkan serangan baru pada malam hari di beberapa kota di Ukraina, kata pejabat Ukraina Sabtu (30/7/2022) ketika mereka dan pejabat di Moskow saling menyalahkan atas kematian puluhan tahanan perang Ukraina di daerah yang dikuasai separatis di timur negara itu.

Serangan Rusia itu dilaporkan menewaskan sedikitnya satu orang di selatan dan menghantam sebuah sekolah di Kharkiv.

Wali Kota Mykolaiv – dekat dengan tempat pasukan Ukraina yang berusaha melakukan serangan balasan – mengatakan satu orang tewas ketika roket menghantam dua distrik perumahan semalam.

“Enam lainnya terluka dalam serangan itu, menyebabkan jendela dan pintu rusak, dan balkon hancur,” ujar Wali Kota Mykolaiv melalui Telegram, yang dikutuip AFP pada Minggu (31/7/2022).

Baca juga: Ukraina Hancurkan Jembatan Utama Rusia di Kherson Sebagai Serangan Balasan

Dalam beberapa pekan terakhir, Mykolaiv telah diserang hampir setiap hari ketika pasukan Ukraina berusaha untuk mendorong ke wilayah tetangga Kherson. Tujuh orang tewas pada Jumat kemarin dalam serangan di dekat halte bus.

Advertisement

Kepresidenan Ukraina mengatakan pasukannya telah melakukan serangan terhadap gudang militer Rusia, dan posisi di belakang garis di wilayah Kherson.

Di kota kedua Ukraina, Kharkiv, roket dari –sistem permukaan ke-udara– S-300 menghancurkan bagian dari fasilitas pendidikan dalam serangan pada dini hari Sabtu.

Pihak berwenang menyebut petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang disebabkan kebakaran itu dan tidak ada laporan mengenai korban.

Stasiun bus di kota Sloviansk juga terkena, menurut Walikota Vadim Lyakh. Sloviansk berada di dekat garis depan pertempuran ketika pasukan Rusia dan separatis mencoba untuk mengambil kendali penuh atas wilayah Donetsk, salah satu dari dua provinsi timur yang diakui Rusia sebagai negara berdaulat.

Baca juga: Rusia Hantam Pelabuhan Odesa Ukraina dengan Rudal Jelajah Kalibr

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan PBB dan Komite Internasional Palang Merah memiliki kewajiban untuk bereaksi setelah penembakan di provinsi Donetsk menewaskan tawanan perang.

Advertisement

“Itu adalah kejahatan perang Rusia yang disengaja, pembunuhan massal yang disengaja terhadap tawanan perang Ukraina,” kata Zelenskyy dalam pidato video Jumat malam.

“Harus ada pengakuan hukum yang jelas atas Rusia sebagai negara sponsor terorisme,” tutupnya.***

Lanjutkan Membaca