Connect with us

Hukum

Transaksi Narkotika Miliaran dan Napinya Terbanyak, Babel Rawan Narkoba

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bisa jadi kawasan rawan narkotik dan obat berbahaya (narkoba). Betapa tidak. Laporan Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Naziarto, estimasi penyalahgunaan biaya pembelian atau transaksi narkotika di Babel mencapai Rp82,5 miliar per tahun.

“Kami bersama aparat penegak hukum terus berupaya memberantas peredaran narkoba ini,” kata Naziarto, di Pangkalpinang, Minggu (8/8/2021).

Peredaran narkoba yang tinggi ini, ujarnya, telah menimbulkan berbagai masalah sosial, budaya, dan berdasarkan informasi dari Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kepulauan Babel estimasi penyalahgunaan biaya untuk pembelian narkotika per tahun Rp82,5 miliar.

“Saat ini, kami berkutat dari penyalahgunaan narkotika yang merusak masa depan generasi penerus bangsa di daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BNNP Kepulauan Babel Brigjen Pol Zainul Muttaqien mengatakan, narapidana (napi) berdasarkan per kasus seluruh lapas didominasi kasus narkotika.

Advertisement

“Peringkat pertama yakni kasus narkotika, kemudian pencurian, perlindungan anak, pembunuhan, dan kasus korupsi,” katanya.

Dalam menindak pengedar narkoba ini, ujarnya, BNN menjerat para bandar dan jaringan narkoba dengan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang, sehingga dapat menimbulkan efek jera bagi pengedar narkoba ini.

“Selama ini, penegakan hukum kepada bandar dan jaringan narkoba ini hanya menggunakan tindak pidana narkoba saja,” ucapnya.

Dukungan semua pihak, tuturnya, terutama tokoh masyarakat, agama, adat, dan pemuda untuk sama-sama bertekad lawan narkoba dalam menciptakan keluarga antinarkoba guna mewujudkan Babel bersih dari narkoba “bersinar”.

“Mari kita bersama-sama bangkit untuk lawan narkoba dan menciptakan keluarga antinarkoba sejak dini di keluarga kita masing-masing,” katanya.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement