Connect with us

Hukum

Menag Nasaruddin Ingatkan Para Hakim dan Aparatur Peradilan, Penegakan Hukum Membutuhkan Kekuatan Moral yang Terjaga

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Menag Nasaruddin Ingatkan Para Hakim dan Aparatur Peradilan, Penegakan Hukum Membutuhkan Kekuatan Moral yang Terjaga

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan materi filsafat hukum kepada para hakim dan aparatur peradilan peserta Pelatihan Teknis Yudisial Filsafat Hukum Mahkamah Agung RI secara daring di Jakarta, Jumat (21/11/2025). (Kemenag)

FAKTUAL INDONESIA: Saat memberikan materi filsafat hukum kepada para hakim dan aparatur peradilan, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan, tugas penegakan hukum tidak hanya membutuhkan kecakapan teknis tetapi juga kekuatan moral yang terjaga.

Dalam penjelasannya secara daring kepada peserta Pelatihan Teknis Yudisial Filsafat Hukum Mahkamah Agung RI, Nasaruddin menyampaikan bahwa keikhlasan merupakan fondasi utama integritas seorang penegak hukum. Ketulusan hati, menurutnya, melahirkan kejernihan batin dalam menjalankan tugas serta menjaga keputusan agar bebas dari pamrih.

Baca Juga : Pembukaan Munas MUI: Menag Nasaruddin Ingatkan Kemajuan Teknologi Tanpa Moral dan Etika Akan Lahirkan Monster

“Keikhlasan adalah penentu segalanya. Jika kita ikhlas, insyaAllah kita akan merasakan keajaiban hidup, karena di mana ada keikhlasan, di situ selalu ada keajaiban,” kata Nasaruddin,  Jumat (21/11/2025).

Nasaruddin menambahkan bahwa kualitas spiritual seorang hakim juga tampak dari kemampuannya menjaga amal kebajikan tanpa perlu diketahui orang lain. Semakin tersembunyi sebuah kebajikan, katanya, semakin tinggi nilainya.

“Semakin tersembunyi amal kebajikan yang kita lakukan, semakin besar dan semakin kuat pahalanya kelak,” tuturnya.

Advertisement

Pada kesempatan itu Nasaruddin mengingatkan bahwa profesi penegak hukum merupakan amanah mulia yang dalam tradisi Islam dikenal sebagai imamun ‘adilun, yaitu pemimpin yang mampu menegakkan keadilan dan dijanjikan mendapat perlindungan di bawah ‘Arsy.

Baca Juga : Hari Toleransi Internasional, Menag Nasaruddin Ajak Umat Perkuat Kerukunan yang Hidup di Indonesia Sejak Lama

“Imamun ‘adilun adalah penegak hukum yang mampu menegakkan keadilan, dan mereka dijanjikan mendapat perlindungan ketika matahari berada sejengkal di atas kepala,” ujar Nasaruddin.

Dia  menuturkan bahwa setiap pejabat yang memegang otoritas publik memiliki peluang besar meraih janji Tuhan apabila menjalankan kewenangan tersebut dengan ketulusan. Menurutnya, tugas penegakan hukum tidak hanya membutuhkan kecakapan teknis, tetapi juga kekuatan moral yang terjaga.

“Siapa pun yang diberi kewenangan untuk memengaruhi kehidupan publik memiliki peluang meraih janji-janji Tuhan,” katanya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement