Selebritis
Usai Thariq dan Aaliyah Diperiksa, Anwar BAB juga Diperiksa Terkait Hanania Group

Anwar BAB penuhi panggilan polisi terkait Hanania Group. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Presenter Anwar Sanjaya atau yang akrab disapa Anwar BAB, memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan jasa perjalanan umrah PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group. Kehadiran tersebut bertujuan untuk, memberikan klarifikasi sekaligus menyerahkan sejumlah uang yang pernah diterimanya dari pihak travel tersebut.
Anwar BAB menegaskan sangat kooperatif dalam membantu pihak kepolisian mengusut tuntas kasus yang merugikan ribuan jemaah ini. Ia tidak ingin, terlibat lebih jauh dalam aliran dana yang diduga berasal dari penggelapan uang calon jemaah umrah.
“Alhamdulillah aku secara sadar. Kooperatif untuk menerima panggilan kepolisian dan juga aku turut serta membantu kepolisian untuk memulihkan keadilan untuk para jemaah yang gagal berangkat,” kata Anwar BAB saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Jebolan ajang pencarian bakat memasak itu menjelaskan, hubungan dengan Hanania Group bukanlah sebagai Brand Ambassador. Ia menyebut, skema kerjasamanya hanya bersifat barter konten. Anwar diminta mempromosikan travel tersebut melalui media sosial sebagai timbal balik atas fasilitas keberangkatan umrah yang didapatkan.
“Saya ingin meluruskan isu-isu yang ada di luaran sana, bahwa saya Anwar tidak menerima sedikit pun aliran dana dari travel Hanania. Saya ditawarkan bentuk kerja sama dengan Hanania adalah barter. Jadi saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku selama perjalanan di sana,” jelasnya.
Sebagai bentuk empati terhadap para jemaah yang gagal berangkat, Anwar BAB memutuskan untuk menyerahkan seluruh uang saku yang pernah diterima kepada penyidik.
Ia berharap, langkah ini dapat membantu kepolisian dalam upaya memulihkan kerugian yang dialami oleh para jemaah yang telah menabung bertahun-tahun.
“Hari ini dengan sadar, dengan prihatin terhadap situasi yang terjadi. Uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian guna untuk memulihkan. Insyaallah, memulihkan jemaah-jemaah yang berdampak yang tidak bisa berangkat umrah,” ujar Anwar BAB.
Mengenai jumlah nominal uang yang dikembalikan, ia memilih untuk tidak membukanya ke hadapan publik. Menurutnya, hal tersebut merupakan ranah rahasia penyidikan dan hanya pihak berwajib yang memiliki kewenangan untuk memaparkan rincian angka yang masuk ke dalam berkas perkara.
“Kalau uang sakunya, itu bukan kapasitas aku untuk menyebutkan nominal, tapi aku sudah menyerahkan seluruhnya kepada pihak polisi,” pungkasnya.***










