Ekonomi
BI Solo Dorong Perluasan Digitalisasi Pembayaran di Kabupaten Sragen

BI Solo dorong digitalisasi pembayaran di Kabupaten Sragen. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bank Indonesia (BI) Solo, terus mendorong perluasan digitalisasi di daerah. Salah satunya di Kabupaten Sragen melalui Festival Akselerasi Digitalisasi Pembayaran Terkini (Festival ADIPATI) Tahun 2022.
BI Solo bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sragen dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng), berkolaborasi untuk menyelenggarakan Festival ADIPATI sebagai salah satu upaya meningkatkan digitalisasi pembayaran.
“Festival ADIPATI ini bertujuan menggelorakam digitalisasi di Kabupaten Sragen. Berdasarkan indeks transaksi digital, Pemerintah Kabupaten Sragen berada di peringkat pertama di Solo Raya,” jelas Deputi Kepala Perwakilan BI Solo, Gunawan Purbowo.
Menurut Gunawan, penyelenggaraan Festival ADIPATI tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Sragen sebagai bentuk upaya dalam mendorong pemerataan program digitalisasi dan pemulihan ekonomi di daerah, setelah tahun sebelumnya diselenggarakan di Kota Solo.
“Festival ADIPATI merupakan salah satu rangkaian road to Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) tahun 2022 yang puncaknya akan digelar pada bulan Juli 2022,” jelasnya lagi.
Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan seremoni peluncuran e-ticketing Wana Wisata Gunung Kemukus Sragen melalui laman website tiketwisata.sragenkab.go.id.
Melalui inisiasi ini, pembayaran tiket wisata diharapkan memudahkan masyarakat dengan semakin banyaknya alternatif kanal pembayaran yang disediakan seperti melalui teller, ATM, agen, internet banking, serta mobile banking.
Sementara itu Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan pihaknya akan terus memacu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sragen untuk selalu terdepan dalam apapun meski di tengah keterbatasan.
“Sragen sejak dulu sudah masuk era dogital, dulu melalui pelayanan satu pintu dan selalu memberikan yang terbaik dengan inovasi,” kata Yuni.
Menurut Yuni dengan digitalisasi terjadinya error dan kecurangan bisa diminimalisir. Ke depan, pengembangan e-ticketing tersebut akan diperluas untuk pemesanan tiket wisata di destinasi lainnya di Kabupaten Sragen, seperti Sangiran, Bayanan, dan beberapa objek lainnya dalam satu platform website terintegrasi.***










