Ekonomi
BI Solo Dorong Digitalisasi Pembayaran dan Pengelolaan ZIS di Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliatmono dan Kepala BI Solo Nugroho Joko Prastowo membayar ZIS melalui QRIS. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bank Indonesia Solo bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendukung upaya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk melakukan digitalisasi pembayaran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).
Digitalisasi pembayaran dengan menggunakan Quick Response Indonesia Standar (QRIS) menjadi salah satu inovasi yang mempermudah masyarakat menyalurkan zakat tanpa kontak fisik.
“Penggunaan QRIS dalam menunaikan ZIS diharapkan dapat meningkatkan kemudahan bagi masyarakat yang kemudian berpotensi meningkatkan realisasi penghimpunan ZIS secara optimal,” jelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo, Nugroho Joko Prastowo, saat Sosialisasi Pengelolaan ZIS dan Digitaisasi Keuangan Masjid, di Masjid Agung Madaniyah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (30/8/2022).
Menurut Joko, pembayaran ZIS menggunakan QRIS dapat dilakukan dengan cepat, mudah, murah, aman, dan handal (cemumuah), serta tidak terbatas waktu dan lokasi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Syiar Ekonomi Syariah dan Pesantren (SYEKATEN) 2022). Festival SYEKATEN 2022, yakni event strategis tahunan yang diselenggarakan oleh BI Solo.
“Festival SYEKATEN merupakan rangkaian kegiatan menuju perhelatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa di Surabaya dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta,” jelasnya lagi.
Kedua kegiatan tersebut menjadi ajang edukasi dan sosialisasi ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia untuk mendukung Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia.
Terkait kegiatan sosialisasi pembayaran digital tersebut, Joko juga mengatakan melalui sosialisasi itu diharapkan mampu mendorong dan memfasilitasi setiap masjid agar membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
“Selain itu juga bertujuan untuk penguatan pengelolalaan ZIS berbasis masjid melalui digitalisasi pembayaran agar lebih optimal. Karena ZIS menjadi instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan,” paparnya.
Sosialisasi pembayaran digital untuk ZIS tersebut juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Karanganyar, dan Kepala Baznas Karanganyar serta diikuti oleh 300 takmir masjid se-Kabupaten Karanganyar.
Sementarai itu, sebelumnya juga digelar puncak kegiatan SYEKATEN dengan menggelar “Solo Bersholawat dan Tasyakur Kemerdekaan” dengan tema “Sinergi untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” di Benteng Vastenburg, Senin (29/8/2022) malam.
Acara tersebut diselenggarakan BI Solo bersama Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Solo Raya serta Pemerintah Kota Surakarta dan TNI-Polri. Solo Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf itu juga lebih 10.000 Syekhermania dari berbagai daerah. ***










