Ekonomi
Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Santri Gresik Promosikan UMKM, Ajak Civitas Akademika UWKS Surabaya Perkuat SDM

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menyapa peserta Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 Ponpes Qomaruddin Gresik, Jawa Timur, secara daring, Selasa (9/7/2024).
FAKTUAL INDONESIA: Saat bertatap muka secara daring, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar para santri dari Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik, Jawa Timur, mempromosikan potensi produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ada di lingkungan pesantren.
Sedangkan ketika memberi sambutan juga secara daring dalam rapat senat terbuka sekaligus dies natalis ke-43 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Jawa Timur, Menparekraf Sandiaga Uno mengajak civitas akademika UWKS ikut serta meningkatkan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air.
Demikian kegiatan Menparekraf Sandiaga Uno secara daring untuk daerah Jawa Timur, Selasa (9/7/2024).
Kepada para santri Pondok Pesantren Qomaruddin Gresik, Jawa Timur, Menparekraf Sandiaga mendorong untuk menciptakan konten-konten yang unik, menarik, dan bermanfaat sebagai media untuk mempromosikan potensi produk UMKM yang ada di lingkungan pesantren.
Sandiaga menyampaikan saat ini konten video pendek sangat diminati oleh masyarakat pengguna media sosial. Hal ini harus dimanfaatkan oleh para santri semaksimal mungkin sehingga produk UMKM yang dihasilkan santri-santri Ponpes Qomaruddin dapat dipasarkan secara digital lewat media sosial.
“Kita melihat bagaimana video pendek ini menjadi sarana untuk menyampaikan informasi dan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari. Jadi, bagaimana caranya kita memasarkan produk UMKM? Kita sekarang bisa menggunakan video pendek,” kata Sandiaga.
Selain itu, ujar Sandiaga, para santri juga bisa memanfaatkan fitur siaran langsung di media sosial untuk memasarkan produk-produknya. Terlebih semenjak pandemi COVID-19, fitur ini semakin populer karena konten kreator bisa berinteraksi dengan penontonnya tanpa harus bertemu secara fisik.
Popularitas ini pun berhasil menciptakan lapangan pekerjaan baru, yaitu pemandu siaran langsung (host live streaming), dan kesempatan ini patut dimanfaatkan oleh santri-santri Ponpes Qomaruddin. “Interaksi real time ini mampu meningkatkan penjualan,” katanya.
Sandiaga berharap lewat program ini para santri yang telah mengikuti kegiatan dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk berdakwah di era digital dengan penuh semangat dan dedikasi. “Dengan keterampilan digital yang dimiliki serta pelatihan ini, semoga para santri dapat menjadi pionir dalam menyebarkan dakwah Islam dan membangun komunitas online yang positif dan memiliki pengaruh bagi perkembangan Islam di Indonesia,” ujar Sandiaga.
Kegiatan ini dihadiri secara luring oleh Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi, dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Iman Santosa; dan konten kreator Sahil Mulachela.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno memberikan sambutan secara daring dalam rapat senat terbuka sekaligus dies natalis ke-43 UWKS, Selasa (9/7/2024).
Perkuat Kualitas SDM
Dalam bagian lain Sandiaga Salahuddin Uno mengajak civitas akademika Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Jawa Timur, untuk ikut serta meningkatkan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air.
Dalam rapat senat terbuka sekaligus dies natalis ke-43 UWKS, Selasa (9/7/2024), Menparekraf Sandiaga mengatakan dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045, diperlukan SDM yang kuat dan terampil. Terlebih Indonesia saat ini sedang mengalami masa bonus demografi, di mana sekitar 90 juta warga negara Indonesia berada dalam usia produktif.
“Ini adalah bekal yang harus kita maksimalkan dalam menyiapkan kepemimpinan dengan pilar kewirausahaan yang kuat,” kata Sandiaga.
Oleh karena itu, Sandiaga mengajak civitas akademika UWKS untuk ikut serta mempersiapkan SDM Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Sehingga bonus demografi yang dimiliki Indonesia mampu menghadirkan berbagai peluang usaha dan lapangan kerja baru.
Menparekraf Sandiaga menekankan perguruan tinggi juga perlu menjalin kerja sama dengan industri, pemerintah, dan berbagai komunitas. Kerja sama ini diperlukan untuk memperkuat bonus demografi yang ada seoptimal mungkin.
“Perguruan tinggi berada di garda terdepan (penguatan SDM) dan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya memiliki tanggung jawab yang sama untuk mempersiapkan SDM yang unggul. Oleh karena itu saya mengajak seluruh civitas akademika UWKS untuk bersama-sama Kemenparekraf mendukung visi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Rektor UWKS, Widodo Ario Kentjono, menyampaikan dalam upaya mendukung peningkatan SDM, pihaknya senantiasa menjalankan semua proses sistem penjaminan mutu pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi pengembangan sumber daya manusia melalui sistem penjaminan mutu internal (SPMI).
Pihaknya juga telah dilakukan langkah-langkah positif di berbagai bidang, terutama dalam pengembangan sarana teknologi informasi dalam rangka untuk mewujudkan perguruan tinggi yang mempermudah proses pembelajaran, meningkatkan efisiensi administrasi, memberikan aksessibilitas yang baik, dan memberikan informasi yang akurat dan terbaru.
“Maka Universitas Wijaya Kusuma Surabaya terus melakukan pengembangan di bidang learning management system,” ujar Ario.
Rapat ini dihadiri secara luring oleh Kepala Kepala Pusat Pengembangan (Pusbang) SDM Parekraf, Andar Danova L. Goeltom. ***














