Hiburan
Film ‘KKN di Desa Penari’ Tembus 7 Juta Penonton dalam 19 Hari

Para pendukung film ‘KKN di Desa Penari’. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Film horor ‘KKN di Desa Penari’ berhasil meraih 7 juta penonton selama penayangan 19 hari di bioskop seluruh Indonesia.
Melalui akun Instagram pribadi Produser MD Pictures, Manoj Punjabi, ia menyampaikan kabar gembira itu pada, Kamis, 19 Mei 2022.
“7 JUTA PENONTON!!!. 7 Juta Penonton Film “KKN Di Desa Penari” telah memaknai Hari kebangkitan Nasional,” tulis Manoj dikutip Kompas.com dari Insatgram @manojpunjabimd.
Jumlah penonton tersebut resmi menandai ‘KKN di Desa Penari’ sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.
KKN di Desa Penari melampaui pencapaian Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 sebagai film Indonesia terlaris dengan jumlah penonton sebanyak 6.858.616 orang.
Manoj Punjabi bersyukur film garapan rumah produksinya sukses memecahkan rekor baru sebagai film Indonesia terlaris.
Pencapaian itu semakin bermakna mengingat saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 dan karenanya bioskop sempat mati suri selama dua tahun terakhir.
“Hai semuanya, saya sangat bersyukur karena film KKN di Desa Penari telah mendapatkan sambutan yang luar biasa,” ucap Manoj Punjabi dalam video di akun Instagramnya.
Sinopsis:
Film ‘KKN Di Desa Penari’ diadaptasi dari salah satu cerita horror yang telah viral di tahun 2019 melalui Twitter, menurut sang penulis, cerita ini diambil dari sebuah kisah nyata sekelompok mahasiswa yang tengah melakukan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Penari. Tak berjalan mulus, serentetan pengalaman horror pun menghantui mereka hingga program KKN tersebut berakhir tragis.
Diceritakan ada 6 mahasiswa yang berasal dari sebuah perguruan tinggi di Kota S melakukan KKN di sebuah daerah terpencil yang berada di kawasan timur Provinsi Jawa Timur di akhir tahun 2009.
Enam mahasiswa angkatan 2005/2006 tersebut yakni Widya, Nur, Ayu, Bima, Wahyu, dan Anton.
Desa terpencil yang mereka pilih sebagai tempat KKN rupanya bukanlah desa biasa.
Berbagai kejanggalan atau hal berbau mistis sudah dirasakan mereka sebelum sampai ke Desa Penari. Mereka harus melewati hutan yang terkenal angker di Jawa Timur.
Suara gamelan terus terdengar sepanjang hutan itu.
Mereka dilarang melewati hutan itu setelah jam 4 sore. Jika mereka melewatinya, mustahil mereka bertemu dengan orang-orang lain, sebab penduduk setempat juga tak berani melewatinya karena takut mendengar suara gamelan.
Banyak hal keramat di desa tersebut seperti tak ada kamar mandi di rumah-rumah sehingga mereka harus mandi di Sinden.
Pak Prabu, sang kepala desa, memperingatkan mereka untuk tidak melewati batas gapura terlarang.
Tempat misterius itu mungkin ada hubungannya dengan penari cantik gaib yang mulai mengganggu Nur.
Seabrek hal mistis yang ada di desa tersebut justru berujung tragedi setelah dua di antara mahasiswa tersebut melakukan hubungan seksual hingga berujung meninggal dunia karena jiwanya diduga tak bisa kembali.***













