Nusantara
Berani Lawan Begal, Nenek Di Kediri Dapat Apresiasi Polisi

Nenek Poninten saat menerima apresiasi dari Polisi. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Berbeda dengan perlakuan Polres Lombok tengah terhadap korban begal, jajaran Polsek Pagu Kediri justru memberi apreasiasi pada korban begal yang berani melakukan perlawanan.
Apresiasi itu diberikan pada Nenek Poninten (65), seorang warga Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, yang nekat melakukan perlawanan saat kalungnya dijambret begal.
Saat kejadian, kata Poninten, dirinya yang mengenakan perhiasan kalung itu sedang berada di pinggir jalan desa. “Lalu ada seorang laki-laki mendatangi saya dan menawari ceker ayam,’ ujarnya, senin (25/4/2022).
Ketika pria itu mengaku sama-sama berasal dari Desa Padangan, sang nenek merasa iba dan menerima tawaran pria tersebut. Tapi ternyata si pria itu menjambret kalung yang dia pakai.
“Saya tidak mau diam saja, itu harta saya satu-satunya yang sengaja saya beli. Saya tidak rela diambil orang,” ujarnya.
Reflek Poninten menarik jas hujan yang dikenakan pelaku hingga terjungkal dari motor dan masuk got. Poninten yang juga sama-sama terjatuh itu, kemudian berteriak minta tolong.
Berkat perlawanannya, pelaku bernama Dani (31) yang berprofesi sebagai pedagang daging ayam asal Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri itu, berhasil diamankan warga dan selanjutnya diserahkan ke polisi.
Atas keberaniannya itulah, Kapolsek Kapolsek Pagu, AKP Agus Sudarjanto bersama Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Pagu, Indah Agus beserta beberapa jajaran kepolisian mendatangi langsung rumah Poninten.
“Kami menyerahkan bingkisan dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi pada Mbah Poninten atas keberaniannya. Tindakan beliau patut diacungi jempol,’ ujarnya.
Keberanian Mbah Poninten, bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berani melawan tindakan kejahatan.
Dia mengaku, tak banyak yang berani melawan tindak kejahatan seorang diri. “Ini contoh Kartini masa kini yang sebenarnya. Tindakan melawan aksi kejahatan patut dicontoh. Kami sebagai pihak berwajib akan siap backup di belakang,” ujarnya.***












