Nusantara
65 Pasien Covid-19 di Solo Meninggal Selama Tahun 2022, Tertinggi se Solo Raya

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah selama tahun 2022 ini tercatat sebanyak 65 orang. Jumlah tersebut mulai bulan Januari hingga bulan Maret ini.
Pada hari Selasa (8/3/2022), angka kematian pada hari itu tercatat mencapai 15 orang dalam sehari. Ternyata data tersebut merupakan data delay, data hari sebelumnya yang belum terinput.
“Kemarin saya langsung kontak Bu Ning (Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih) jadi yang 15 itu bukan hanya hari itu saja tapi sisa dari beberapa hari di bulan Februari,” jelas Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, di Balai Kota Solo, Rabu (9/3/2022).
Menurut Teguh, laporan data Covid-19 memang harus terkoneksi dengan pusat dan provinsi.
“Yang hari Selasa itu angka kematiannya enam yang lain data hari-hari sebelumnya. Karena ada rumah sakit yang belum melaporkan, alasannya nunggu surat kematian,” jelasnya lagi.
Teguh menegaskan seharusnya rumah sakit segera membuat laporan kematian. Untuk kasus kematian pasien Covid-19, mayoritas lansia. Sebagian diantara mereka belum divaksin booster.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menambahkan dari 65 kematian, sebanyak 72 persen merupakan lansia dan 28 persen usia dewasa. Mayoritas memiliki komorbid.
“Sebanyak 1,2 persen sudah divaksin tiga kali. Sebanyak 27,54 persen divaksin dua kali dan 44 persen belum divaksin. Tetapi rata-rata memiliki komorbid,” paparnya.
Sedangkan pada hari Rabu tercatat dua orang meninggal. Untuk kasus aktif tercatat sebanyak 2.980 dimana 2.921 menjalai isolasi dan 59 dirawat di rumah sakit. Untuk hasus harian tercatat sebanyak 227 orang. ***











