Connect with us

Politik

Anggota DPR: Waspada Kenaikan Covid-19 di Akhir Tahun

Diterbitkan

pada

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. (Ist).

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Kerumunan yang terjadi pada perayaan tahun baru bisa menjadi peluang munculnya klaster baru Covid-19. Oleh karenanya harus diwaspadai terjadinya kerumunan pada malam pergantian tahun nanti.

Anggota DPR RI Rahmad Handoyo mendukung apa pun kebijakan pemerintah dalam upaya mencegah kasus Covid-19 meningkat pascalibur panjang akhir tahun.

“Apa pun langkah, apa pun keputusan yang dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka untuk melindungi rakyat, pengendalian Covid-19, saya support, saya dukung,” kata anggota Komisi IX DPR RI ini di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Terlebih, lanjutnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan agar tetap waspada karena masih banyak warga yang belum disuntik vaksin Covid-19.

Rahmad Handoyo juga mengingatkan akan pengalaman sebelumnya bahwa kasus Covid-19 meningkat pascalibur panjang.

Advertisement

“Untuk itu, saya sangat mendukung sekali, sependapat sekali langkah pemerintah untuk pengendalian liburan panjang guna menekan Covid-19,” katanya.

Menurut dia, masyarakat tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan walaupun pandemi saat ini relatif terkendali. Namun, kasus Covid-19 bisa meledak sewaktu-waktu.

Ia lantas menyarankan Pemerintah mengatur libur dan cuti bersama akhir tahun agar potensi lonjakan Covid-19 tidak terjadi.
Pada prinsipnya, kata Rahmad, DPR mendukung sepenuhnya langkah pemerintah dalam upaya menekan dan mengendalikan Covid-19.
“Pengendaliannya sudah bagus ini untuk dipertahankan dan makin baik lagi pengendaliannya,” katanya.

Rahmad melihat euforia sebagian masyarakat saat ini cukup tinggi. Aktivitas dan mobilitas masyarakat yang meningkat harus diimbangi dengan aturan dan sosialisasi.

Ia juga mengakui vaksinasi menjadi salah satu senjata dalam pengendalian Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan yang ketat juga harus dibarengi dengan vaksinasi.

Advertisement

Menyinggung soal target 70 persen penduduk Indonesia telah divaksinasi di akhir tahun ini, dia yakin bisa tercapai karena tingginya antusiasme masyarakat. Namun, dia mendorong agar stok vaksin di daerah bisa tercukupi untuk mencapai target tersebut.

Selain itu, dia meminta agar jangan pernah menganggap bahwa Covid-19 itu sudah tidak ada karena kasus positifnya kini sudah landai.

“Ya, silakan beraktivitas tetapi tetap menghindari kerumunan yang padat, dan hindari ancaman gelombang ketiga itu dengan tetap protokol kesehatan ketat,” ujarnya. ***

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement