Connect with us

Nusantara

Vaksinasi Covid-19 di Solo Menyasar Pedagang Kaki Lima

Diterbitkan

pada

Vaksinasi Covid-19 untuk lansia, tokoh agama, tokoh masyarakat di Kota Solo beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa

FAKTUALid –  Pedagang kaki lima (PKL) di Kota Solo akan menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 selanjutnya. Setelah vaksinasi di pusat perbelanjaan dan mall selesai dalam minggu ini.

“Vaksinasi jalan terus, Kamis ini vaksinasi di mall dan pusat perbelanjaan selesai. Habis itu ke pedagang kaki lima di shelter Manahan dan lainnya. Pokoknya sektor perdagangan divaksin semua,”  kata Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Selasa (1/6/2021).

Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo berjalan relatif cepat. Sementara itu disinggung mengenai vaksin Goyong Royong, Gibran mengatakan sampai saat ini masih menunggu instruksi dari pusat.

“Rumah sakit yang ditunjuk juga belum tahu, tunggu instruksi dari pusat,” katanya lagi.

Disinggung kemungkinan adanya kerjasama untuk vaksinasi dengan daerah lain di wilayah Solo Raya, mengingat daerah lain lebih lamban, Gibran mengatakan hal tersebut belum ada aturan dari pusat.

Advertisement

“Tapi nanti, belum ada instruksi dari pusat. Wong PR nya sendiri saja masih banyak. Dihitung dulu kebutuhan seperti apa yang kita perlukan. Kalau Kota Solo sendiri yang hijau sedang daerah sekitar oranye atau bahkan merah, ya percuma,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan vaksinasi di Kota Solo sudah mencapai 75 ribu warga. 

“73 ribu dinaikkan karena pelayanan publik sudah 25 persen. Kekurangan 33.500 warga yang belum divaksinasi segera dilakukan,” ujar Siti.

Sedangkan untuk vaksinasi lansia saat ini mencapai 41.950 dengan target 49.000 orang. Sedangkan untuk pra lansia kebutuhannya sebanyak 150.000 warga. 

“Untuk vaksin Gotong Royong, kami hanya bertugas memonitor saja. Nanti, perusahaan akan mendaftar ke Kadin. Kadin meneruskan ke Bio Farma dan akan dilakukan seleksi dan Bio Farma akan mengirimkan vaksin ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya. (Uti Farinzi) ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement