Nusantara
Langgar Prokes, Puluhan Warga Terjaring Razia Di Alkid Solo

Warga yang tidak menaati protokol kesehatan terjaring dalam operasi yustisia di Alun-alun Kidul Keraton Surakarta. (Istimewa)
FAKTUALid – Puluhan warga terjaring dalam razia protokol kesehatan (prokes) di Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Surakarta, Jawa Tengah, Senin (31/5/2021) malam. Warga yang terjaring razia yang dilakukan tim gabungan dari Polresta Solo, TNI, Satpol PP serta Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, langsung menjalani tes swab antigen secara acak.
“Meningkatnya kasus Covid-19 di sekitar Kota Solo membuat Satgas Pengendalian Covid-19 memperketat pengawasan protokol kesehatan di sejumlah titik kerumunan. Salah satunya di Alun-alun Kidul Keraton,” jelas Kabag Ops Polresta Surakarta Kompol I Ketut Sukarda, di sela-sela operasi yustisi.
Menurut Sukarda, Alkid menjadi sasaran operasi yustisi karena banyak orang berkerumun dengan tidak menaati prokes.
“Tujuan kami semua merah putih, untuk mempercepat pemutusan mata rantai Covid-19. Meskipun di Solo tetap stabil, tapi kita tidak boleh menerima begitu saja,” katanya.
Kerumunan warga tanpa prokes tersebut sangat berpotensi menularkan Covid-19. Untuk itu tim gabungan langsung melakukan tindakan dengan melakukan tes swab antigen secara acak langsung di lokasi.
Mereka yang terjaring sebagian besar tidak mengenakan masker atau memakai masker tapi tidak dikenakan secara tepat. Tes swab antigen dilakukan dari Dokkes Polresta Solo dan DKK Solo.
“Ada 67 orang terjaring razia yustisi, mereka tidak pakai maske,” katanya lagi.
Pihaknya berharap dengan operasi yustisi tersebut tidak ada klaster baru kasus Covid-19. Masyarakat juga diharapkan lebih patuh dalam menerapkan prokes.
Warga yang hasil tesnya positif akan dilakukan tes swab PCR di RSUD Bung Karno. Jika hasil PCR positif dan yang bersangkutan tidak bergejala akan dibawa ke Asrama Haji Donohudan untuk menjalani karantina.
Salah satu warga yang terkena razia, Rara mengaku kaget saat terjaring operasi yustisia tersebut. Sebab selama ini tidak pernah ada razia yang digelar sebelumnya.
“Tadi sama teman-teman, kaget juga tadi ada razia. Selama ini tidak ada razia seperti ini makanya saya tidak pakai masker,” ujar warga Sukoharjo itu. (Uti Farinzi) ***














