Connect with us

Kesehatan

Bercita Rasa Asam, Buah Plum Baik Untuk Kesehatan

Diterbitkan

pada

FAKTUALid – Manfaat buah plum merah mungkin belum diketahui banyak orang, karena buah plum sendiri meskipun dapat ditemukan di supermarket, tetapi memiliki harga yang cukup mahal.

Biasanya buah plum dimanfaatkan untuk tambahan bahan kue. Padahal bila dikonsumsi, buah ini sangat bagus untuk kesehatan alias berkhasiat.

Buah berwarna ungu kehitaman dan memiliki cita rasa yang asam ini bisa membantu mulai dari mengatasi sembelit sampai menjaga kesehatan tulang.

Dikutip dari US Department of Agriculture, dalam 100 gram plum, kandungan gizi yang diperoleh berupa:

Air: 87,2 gramKarbohidrat: 11,4 gramSerat: 1,4 gramGula: 9,92 gramKalsium: 6 mgMagnesium: 7 mgFosfor: 16 mgKalium: 157 mgFluor: 2 mcgVitamin C: 9,5 mgFolat: 5 mcgKolin: 1,9 mcgVitamin A: 17 mcgBeta-karoten: 190 mcgLutein dan zeaxanthin: 73 mcgVitamin K: 6,4 mcg

Advertisement

Adapun khasiatnya:
-Menurunkan kadar gula darah
Dikutip dari penelitian terbitan World Journal of Diabetes, manfaat buah plum dalam menurunkan kadar gula darah dikarenakan senyawa adiponectin dan serat dalam buah plum. Senyawa adiponectin merupakan salah satu hormon yang berperan dalam regulasi gula darah dan berpotensi menurunkan gula darah.

Serat dalam buah plum dapat memperlambat kecepatan tubuh dalam menyerap karbohidrat seusai makan yang membuat kadar gula darah naik secara perlahan dan tidak secara mendadak.

Khusus untuk buah plum yang dikeringkan, Anda perlu membatasi porsi yang dikonsumsi karena buah plum yang dikeringkan mudah untuk dimakan dalam jumlah banyak dan malah akan menaikkan kalori yang dikonsumsi. Sebaiknya konsumsilah sebanyak ¼ atau ½ cangkir buah plum yang dikeringkan atau sebanyak 44-97 gram.

-Mengatasi sembelit
Manfaat buah plum saat dikeringkan ataupun dijadikan jus mampu membantu mengatasi sembelit karena ada kandungan serat yang dapat melancarkan pencernaan. Manfaat ini didapatkan bila Anda mengonsumsi buah plum secara teratur.

Dikutip dari penelitian terbitan Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition, buah plum yang dikeringkan juga mengandung sorbitol yang merupakan pencahar alami.

Advertisement

Namun, jangan mengonsumsi buah plum yang dikeringkan dalam jumlah banyak karena bisa memicu diare. Konsumsilah buah plum yang dikeringkan sebanyak ¼-½ cangkir atau 44-87 gram per harinya.

– Kaya akan antioksidan
Manfaat buah plum lainnya terletak pada kandungan antioksidan polifenolnya yang tinggi dan mampu mengurangi peradangan dan melindungi sel dari radikal bebas.Bahkan, riset dari Journal of Agricultural and Food Chemistry memaparkan bahwa buah plum memiliki kandungan antioksidan dua kali lipat lebih banyak daripada buah persik dan nektarin.

Studi dari Phytotherapy Research memaparkan, konsumsi antioksidan dalam buah plum berpotensi menghindarkan dari penyakit kardiovaskular. Karena kandungan ini, buah plum berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh.Selain itu, ada pula potensi manfaat plum untuk meningkatkan fungsi kognitif otak. Namun, studi lebih lanjut masih diperlukan untuk menelaah manfaatnya terhadap kesehatan kardiovaskular dan fungsi kognitif otak.

-Cocok untuk diet
Buah plum rendah kalori dan mengandung banyak nutrisi. Oleh karenanya, salah satu manfaat buah plum adalah cocok untuk dijadikan cemilan ataupun olahan hidangan untuk orang yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan.Satu biji buah plum untuk diet mengandung 39 kalori dengan delapan gram karbohidrat dan satu gram serat. Satu biji buah plum juga dapat mencukupi 10 persen vitamin C harian Anda dan 5% vitamin A dan K harian Anda.

-Melindungi tulang
Manfaat buah plum lainnya adalah dalam meningkatkan kesehatan tulang. Mengonsumsi buah plum secara rutin berpotensi untuk mengurangi risiko mengalami kepadatan tulang yang rendah, meningkatkan produksi hormon yang mendukung pembentukan tulang, dan menjaga kesehatan tulang.

Advertisement

Buah plum yang dikeringkan juga mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk tulang, seperti magnesium, potasium, vitamin K, boron dan fosfor. Namun, studi masih diperlukan untuk mengetahui manfaanya.*

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement