Kuliner
Soto Ayam Kampung Dan Dawet Kartobanyon, Obat Pelipur Kangen

Reuni sambil menyantap soto ayam kampung bikin selalu bikin kangen. (ist)
FaltualID – Berburu kuliner daerah asal menjadi moment yang sangat dirindukan dan amat ditunggu-tunggu. Pun demikian dengan pengajar les bahasa Inggris, Ibu Tri Kusuma Wijayanti, ketika pulang ke daerah asal.
Kebetulan daerah asal Kota Madiun, sangat bejibun dengan kuliner lezat nan nikmat lagi juga relatif murah untuk memanjakan lidah. Buruan yang tak dilewatkan tentunya bukan makanan fast food seperti banyak yang tersedia di kota metropolitan.
Justru kebalikan, jika di daerah tinggal dan meniti karier kaum urban kelewat senang banyak nyam-nyam kuliner fast food yang berbau modern. Berbalik seratus delapan puluh derajat, jika berlibur pulkam alias pulang kampung ke kota asal. Makanan yang dicari dan diburu tidak lain menu-menu unik yang jarang bisa ditemukan di kota besar, kalau toh ditemukan taste atau rasa kurang nikmat dan sedap, juga harga yang tak jarang bikin kontong kempes.
“Biasa kalo pulng kampung, salain cari-cari makanan khas yang murah nikmat, juga bikin acara reunian. Seru dan asyik banget pokoknya, ketemu temen lama, obati makanan khas daerah, pokoknya semua keasyikkan itu nggak ternilai dengan uang,” kata Ibu Tri yang kali ini datang untuk reuni dengan teman-teman SD -nya.

Sambil ngobrol ha..ha..he..he tak terasa dua mangkok soto campur aymm kampung plus camilan haici (bakwan) udang dan dua mangkok dawet kertobanyon amblas tanpa sisa. “Wis nggak kaget pulang kampung semua jadi nambah berat badan. Habis sueger dan nikmat makanan di kampung, jauh beda dengan makanan di kota besar,” kata Ibnu, teman dari Ibu Iik menimpali.
Itu sebab, mereka sering kali janjian datang bareng ke kota asal hanya untuk memburu soto kampung dan dawet Kertobanyon yang menang tiada dua rasanya. (F4)














