Connect with us

Olahraga

Shin Tae-yong Akui Oman Dua Level di Atas Indonesia

Diterbitkan

pada

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia. (Ist)

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia. (Ist)

FaktulID-Harus diakui dan suka atau tidak suka, Timnas Oman lebih baik dari Timnas Indonesia. Bahkan, levelnya pun dua tingkat di atas tim Merah Putih. Pernyataan tersebut diucapkan langsungdari bibir pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong

Timnas Indonesia akan bentrok dengan timnas Oman,di Stadion The Sevens, Dubai pada Sabtu (29/5) malam. “Kekuatan Oman memang berada di atas Indonesia. Mungkin satu atau dua level di atas kita,” ucah Shin seusai latihan pada Jumat (28/5), dilansir dari laman resmi PSSI.

Namun Shin tak ingin pemain Timnas Indonesia berkecil hati. Segala kemungkinan bisa terjadi. Apalagi Nadeo Argawinata dan kawan-kawan sudah digembleng fisik dan taktik agar tampil optimal dalam persiapan maupun Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kalau dibilang peluang Indonesia melawan Oman, di atas kertas enam banding empat, tapi bola itu bundar. Kita belum tahu hasilnya bagaimana kalau tidak bertanding lebih dahulu,” ucap pelatih asal Korea Selatan ini.

Situasi sepak bola Indonesia memang cukup memprihatinkan. Sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020 kompetisi tidak berjalan. Hanya ada satu turnamen yang berhasil dijalankan, yakni Piala Menpora 2021.

Advertisement

Shin Tae Yong, yang dikontrak PSSI sejak Desember 2019 bahkan baru menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia saat jumpa Afghanistan (25/6). Sebelum itu Shin Tae Yong hanya menangani Timnas Indonesia U-19.

“Jadi sengaja kita mengadakan pertandingan uji coba [melawan Oman] dan kemarin melawan Afghanistan. Itu untuk melihat seberapa jauh kesalahan dan masalah dalam setiap laga. Jadi lebih kepada evaluasi tim, agar nanti di tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G bisa lebih baik lagi,” ujar Shin.

Saat melawan Afghanistan, Indonesia menyerah 2-3. Pertandingan ini tak didaftarkan ke FIFA karena Shin ingin mencoba seluruh pemainnya. Laga ini sengaja diadakan tanpa menggunakan law of the game milik FIFA.

“Jadi sengaja kita mengadakan pertandingan uji coba [melawan Oman] dan kemarin melawan Afghanistan. Itu untuk melihat seberapa jauh kesalahan dan masalah dalam setiap laga. Jadi lebih kepada evaluasi tim, agar nanti di tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G bisa lebih baik lagi,” ujar Shin.

Saat melawan Afghanistan, Indonesia menyerah 2-3. Pertandingan ini tak didaftarkan ke FIFA karena Shin ingin mencoba seluruh pemainnya. Laga ini sengaja diadakan tanpa menggunakan law of the game milik FIFA. (F-5)

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *