Connect with us

Wisata

Pemprov DKI Revitalisasi Museum MH Thamrin, Target Jadi Ikon Edukasi Baru Jakarta

Diterbitkan

pada

Museum MH Thamrin bakal direnovasi lebih luas. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan renovasi dan revitalisasi Museum Mohammad Husni Thamrin di kawasan Senen, Jakarta Pusat, guna menjadikannya sebagai ikon baru ibu kota sekaligus pusat edukasi sejarah.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan anggaran untuk proyek tersebut telah disiapkan dan pelaksanaan renovasi akan segera dimulai dalam waktu dekat.

“Revitalisasi ini diharapkan menjadikan Museum MH Thamrin sebagai ikon baru Jakarta,” ujar Pramono saat perayaan Lebaran Betawi 2026 di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Selain pembaruan fisik bangunan, proyek ini juga diarahkan untuk meningkatkan fungsi museum sebagai sarana edukasi, khususnya bagi pelajar. Pemprov DKI bahkan telah menginstruksikan agar kunjungan ke museum tersebut dimasukkan dalam agenda karya wisata atau study tour bagi siswa dari tingkat SD hingga SMA.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong museum menjadi destinasi wajib bagi pelajar dalam mengenal sejarah serta tokoh penting Betawi.

Advertisement

Menurut Pramono, revitalisasi ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap Mohammad Husni Thamrin yang dikenal sebagai tokoh Betawi berpengaruh dalam sejarah pembangunan dan kebudayaan Jakarta.

“Ini adalah upaya untuk membesarkan kembali peran MH Thamrin sebagai tokoh yang berjasa bagi Jakarta dan masyarakat Betawi,” katanya.

Selama ini, Museum MH Thamrin dikenal sebagai salah satu situs bersejarah yang menyimpan jejak perjuangan tokoh tersebut. Namun, kondisi fasilitas dinilai masih perlu ditingkatkan agar lebih representatif dan menarik bagi pengunjung.

Dengan revitalisasi yang direncanakan, museum akan dikembangkan menjadi ruang yang lebih interaktif dan informatif, sehingga mampu menarik minat masyarakat luas, termasuk wisatawan dan pelajar dari berbagai daerah.

Pemprov DKI menyiapkan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk proyek tersebut. Pemerintah berharap kehadiran museum yang telah diperbarui dapat memperkaya destinasi edukasi di Jakarta, tidak hanya terfokus pada lokasi populer seperti Monas, Ancol, atau TMII.

Advertisement

Revitalisasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kebudayaan berbasis sejarah, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan tokoh lokal kepada generasi muda.***

Lanjutkan Membaca