Nasional
Empat Kali Erupsi, Gunung Lewotobi Laki-laki Lontarkan Letusan Setinggi 600 – 2.000 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) erupsi empat kali dalam enam jam, Senin (25/8/2025), dengan lutusan paling tinggi mencapai 2 km.
FAKTUAL INDONESIA: Empat kali erupsi dalam enam jam, Senin (25/8/2025) siang – sore, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), melontarkan letusan dengan tinggi mulai dari 600 – 2.000 meter.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Lewotobi Laki-laki Emanuel Rofinus Bere dalam laporan yang diterima di Labuan Bajo, mengemukakan, erupsi Lewotobi Laki-laki terjadi mulai pukul 12.00 – 18.00 Wita.
Menurut Emmanuel, keempat erupsi tersebut tercatat dengan amplitudo 3.7-14.8 mm dan durasi selama 97 detik hingga 148 detik.
“Teramati empat kali letusan dengan tinggi 600-2.000 meter dan warna asap kelabu,” kata Emanuel, Senin.
Baca Juga : Gunung Semeru Kembali Erupsi pada 25 Agustus 2025, Tinggi Letusan Capai 700 Meter
Emmanuel lebih lanjut mengemukakan, terjadi juga sebanyak enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 3.7 mm hingga 10.5 mm dan durasi selama 32 detik hingga 54 detik, enam kali gempa tremor non-harmonik dengan amplitudo 3.7 mm hingga 4.4 mm, satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 7.4 mm durasi 13 detik.
Dan dua kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 4.4-47.3 mm, S-P : 2.2 detik, durasi 30 detik, dan dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4.4-47.3 mm, S-P : 15.8 detik, durasi 105-125 detik.
Disebutkan pula, dalam periode pengamatan itu teramati secara visual Gunung Lewotobi Laki-laki jelas hingga kabut 0-I.
“Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah,” katanya.
Cuaca di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki dalam periode pengamatan tersebut dilaporkan cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 27.8-31.3 derajat Celcius.
Baca Juga : Gunung Semeru Alami Erupsi Empat Kali pada 21 Agustus 2025
Karena tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki masih Level III (Siaga), Emmanuel mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius enam km dari pusat erupsi.
“Tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah. Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.
“Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” katanya. ***














