Kesra
Di Masa PPKM Darurat, IKAPPI Tengarai Sejumlah Komoditas Pangan Naik

Komoditi pangan yang ada di pasar. (ist)
FAKTUALid – Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri, menegaskan sejumlah komoditas pangan bergolak mengalami kenaikan harga di antaranya cabai rawit merah, rawit hijau, merah besar, bawang merah dan bawang putih.
“Kami mencatatsejumlah komoditi pangan mulai naik. Seperti, cabai rawit merah, harganya Rp72.800 per Kg, rawit hijau Rp50.500, cabai merah besar Rp39.000, bawang merah Rp34.000, bawang putih Rp31.000,” kata Abdullah kepada media, Jumat (16/7/2021).
Menurutnya, beberapa komoditas pangan lainnya juga berpotensi mengalami kenaikan harga, diantaranya: daging, gula pasir, minyak goreng, ayam dan telur. Sedangkan komoditas beras terus dalam pantauan.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut disebabkan karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat itu mempengaruhi pasokan dan permintaan dari setiap komoditas.
“Dinamika harga juga disebabkan oleh perubahan jam operasional pasar di beberapa daerah akibat pelaksanaan PPKM darurat. Hhal ini ikut mempengaruhi suplai dan demand dari setiap komoditas,” terang Abdullah.
IKAPPI berharap PPKM darurat tidak menutup atau membatasi jam operasional agar tidak terjadi fluktuasi harga, dan mempengaruhi distribusi pangan di masyarakat.
Ini lantaran pasar adalah tempat distribusi pangan rakyat, jika hal ini terganggu maka akan terganggu juga pangan rakyat.
“Kami berharap pemerintah memerintahkan kepada pemerintah daerah untuk membuka pasar tradisional dengan protokol kesehatan yang kuat. Jika tidak kenaikan harga komoditas pangan tak bisa ditahan,” jelasnya.****









