Kesehatan
7 Manfaat Senam Pilates, Perbaiki Postur Tubuh Hingga Kurangi Stres

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Pilates merupakan salah satu olahraga yang dikenal sangat bagus untuk kebugaran dan penguatan tubuh. Tak sedikit wanita memilih pilates dalam mendapatkan tubuh kencang dan ideal. Tak hanya itu, ternyata ada beragam manfaat senam pilates yang baik bagi kesehatan tubuh.
Sinam pilates adalah jenis latihan yang menyatukan kekuatan fisik, kesehatan mental, keseimbangan dan kebugaran. Sebagian orang beranggapan, pilates sama dengan yoga. Padahal, keduanya merupakan jenis olahraga yang berbeda.
Manfaat senam pilates bukan hanya menurunkan berat badan dan meningkatkan kebuguran. Pilates juga dapat membangun kekuatan otot inti, meningkatkan fleksibilitas, dan menangkan pikiran. Hal itu karena pilates terdiri dari tiga elemen utama, yaitu olahraga, pernapasan dan meditasi.
Baca juga: 8 Manfaat Senam Lantai Bagi Kesehatan, Tingkatkan Imunitas
Berikut beberapa manfaat senam pilates yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Menguatkan otot inti tubuh
Manfaat senam pilates yang pertama yaitu menguatkan otot inti tubuh. Otot inti merupakan otot kompleks yang dimulai dari otot dada bawah, perut, punggung, hingga otot di sekitar panggul. Otot inti yang lemah dapat memengaruhi peran lengan dan kaki.
Tak sampai disitu, lemahanya otot inti juga dapat menguras tenaga ketika bergerak saat latihan. Olahraga yang bisa diandalkan untuk menguatkan otot inti yakni pilates. Jenis latihan ini diketahui bisa meningkatkan kekuatan serta membuat keseimbangan otot tersebut.
2. Memperbaiki postur tubuh
Jenis olahraga yang cocok untuk memperbaiki bentuk dan postur tubuh adalah pilates. Hal tersebut dikarenakan pilates dapat melatih otot inti agar bekerja secara maksimal. Bagian otot inti tubuh diantaranya, otot punggung bawah, otot pinggul, dan otot perut.
Manfaat senam pilates juga dapat menjaga postur tubuh saat duduk atau berdiri menjadi baik dengan membangun stabilitas koordinasi tubuh.
3. Menjaga berat badan ideal
Manfaat senam pilates berikutnya yaitu menjaga berat badan ideal. Olahraga yang membakar kalori sering dipilih untuk membantu menurunkan berat badan atau menjaga berat bedan tetap ideal. Salah satu olahraga yang ampuh membakar kalori adalah pilates.
Dalam menurunkan atau mempertahankan berat badan, Anda tidak bisa dengan mengandalkan pilates saja. Namun, harus disertai dengan mengonsumsi makanan bergizi dan dibantu dengan berjalan kaki dan berenang.
Baca juga: 8 Manfaat Kayang untuk Tubuh, Dapat Membuat Tubuh Lebih Elastis
4. Mencegah dan mengurangi rasa sakit
Selain mempertahankan berat badan, manfaat senam pilates juga dapat mencegah dan mengurangi rasa sakit. Menjalankan latihan pirates sering dilakukan untuk meningkatkan sendi, meningkatkan elastisitas, dan memperkuat otot.
Hal tersebut akan memengaruhi untuk membantu dalam menangkal dan mempercepat proses penyembuhan dari cedera. Cedera sering terjadi karena otot inti melamah pada seseorang yang jarang olahraga dan keselo. Itulah mengapa banyak orang memilih pilates untuk meningkatkan kesembuhan secara lebih cepat.
5. Otot menjadi lebih kencang
Apakah Anda tahu bahwa manfaat senam pilates bisa membuat otot lebih kencang? Jenis latihan ini akan meningkatkan dan mengencangkan kekuatan otot, yakni otot punggung, otot perut, dan otot dasar panggul. Hasilnya, tubuh menjadi lebih sehat dan kuat.
6. Meningkatkan kualitas kehidupan seks
Pilates sering dikaitkan dengan senam kegel dalam memperkuat otot dasar panggul. Olahraga ini dapat mendukung orgasme yang mengagumkan ketika otot panggul sudah kokoh. Selain itu, manfaat senam pilates juga mempermudah Anda untuk mengejan melahirkan bayi saat persalinan.
7. Mengurangi stres
Manfaat senam pilates lainnya adalah mengurangi stres. Seorang ahli kesehatan mengatakan, manfaat senam pilates dapat menghubungkan pernapasan dengan gerakan yang dilakukan. Hal tersebut memiliki efek memberikan ketenangan dengan membiarkan turunnya sistem saraf pusat.
Selain itu, pilates juga bisa dijadiakn sebagai sarana belajar bernapas melalui ketidaknyamanan, yang nantinya diterjemahkan menjadi manajemen stres di luar latihan.***














