Connect with us

Politik

PPP Jawa Timur Buka Pintu Bagi Non-Partai Jadi Caleg di Pemilu 2024

Diterbitkan

pada

Ketua DPW PPP Jawa Timur Mundjidah Wahab. (Ist).

Ketua DPW PPP Jawa Timur Mundjidah Wahab. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuka pintu kepada partisan non kader partai berlambang Ka’bah untuk maju sebagai calon legislating pada Pemilu serentak 2024.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPW PPP Jawa Timur Mundjidah Wahab di Surabaya, Kamis (31/3/2022). Bahkan Politikus senior PPP ini berpesan kepada para kader untuk mengajak para kiai, gus, ulama untuk kembali bergabung dengan PPP.

“Kami membuka peluang untuk semua, walaupun bukan kader untuk maju sebagai caleg dari PPP,” katanya.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk menggugah semangat kader dan harapannya supaya warga dan simpatisan PPP yang bergeser ke partai lain bisa kembali.

“Saya harap para gus, kiai, dan ulama dari pondok pesantren dirangkul untuk bersama-sama PPP pada (Pemilu Serentak) 2024; PPP mengajak kembali ke rumah,” lanjutnya.

Advertisement

Pada Pileg 2024, PPP memasang target dua kali lipat perolehan kursi dibandingkan pada Pemilu 2019. Dari 14 daerah pemilihan (dapil) DPRD Provinsi Jawa Timur, PPP kini hanya memperoleh lima kursi, sehingga diharapkan pada periode 2024-2029 bisa mencapai satu kursi per dapil.

“Pada Pemilu ke depan harus naik dua kali lipat perolehan kursinya. Sehingga, sejak sekarang semua sudah harus bekerja dan berbuat demi kesejahteraan rakyat,” katanya.

Kamis (31/3/2022), DPW PPP Jatim menyelenggarakan program bimbingan teknis (bimtek) bagi seluruh anggota legislatif di DPRD kabupaten, DPRD kota, serta DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi berpesan agar legislator dari PPP lebih peka terhadap isu yang terjadi di masyarakat. Dia juga mengingatkan para legislator PPP dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Anggota DPRD juga harus mampu mengisi ruang partisipasi pembangunan publik untuk pembangunan daerah. Kami terus melakukan konsolidasi organisasi sehingga semua kepengurusan sampai bawah siap mengawal Pemilu 2024,” ujar Arwani. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement