Politik
Banjir dan Tanah Longsor Terjang Sejumlah Daerah, Puan Maharani Minta Pemerintah Beri Layanan Terbaik bagi Warga

Ketua DPR RI Puan Maharani minta pemerintah fokus selamatkan korban banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa daerah di Tanah Air
FAKTUAL-INDONESIA: Terjangan banjir dan tanah longsor yang menelan korban jiwa dan harta benda di beberapa daerah di Tanah Air mendapat perhatian serius dari Ketua DPR RI Puan Maharani.
Selain mengucapkan dukacita yang mendalam untuk para korban, Puan meminta agar pemerintah fokus terhadap penyelamatan korban dan memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana.
Puan juga meminta anggota DPR yang sedang memasuki masa reses untuk turun dan membantu warga khususnya yang dapil nya mengalami bencana banjir dan longsor.
Lebih lanjut, Puan meminta pemerintah dan pemangku kepentingan lain untuk selalu siaga dan memitigasi dampak bencana akibat cuaca ekstrem.
“Atas nama pribadi dan pimpinan DPR, saya mengucapkan dukacita yang mendalam untuk para korban yang meninggal dunia serta yang mengalami luka-luka akibat bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Indonesia,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Adapun Beberapa wilayah yang diterpa banjir diantaranya Bogor, Bandung, Kabupaten Malang, Blitar, dan Banyuwangi. Sementara di luar Jawa seperti di Jembrana dan Karangasem, Bali. Longsor pun terjadi di Lombok, NTB. Banjir menyebabkan ratusan warga sempat terisolir di rumahnya. Ada juga warga yang dilaporkan hilang akibat terseret arus banjir bandang. Infrastruktur seperti jalanan dan jembatan dilaporkan rusak. Banyak juga hewan ternak warga yang mati.
“Pemerintah bersama stakeholder terkait, Tim SAR harus fokus pada penyelamatan korban. Pastikan korban-korban yang hilang ditemukan,” tegasnya.
Legislator F-PDI Perjuangan itu juga mengingatkan Pemeritah, baik pusat maupun daerah, untuk segera menyalurkan bantuan kepada korban terdampak.
Puan pun mengimbau Pemerintah memberi bantuan kepada warga yang rumahnya rusak dan kehilangan hewan ternak.
“Berikan pelayanan terbaik bagi warga, termasuk memperhatikan kebutuhan anak-anak, lansia, ibu hamil dan menyusui. Area pengungsian pun harus nyaman dan dilengkapi dengan kebutuhan medis bagi warga,” ungkapnya.
Hal itu dikatakannya terkait data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang melaporkan terjadi 76 bencana alam banjir hingga tanah longsor dalam sepekan terakhir. Bencana banjir dan tanah longsor telah menyebabkan 13 orang meninggal dunia.
Puan meminta pemerintah dan pemangku kepentingan lain selalu siaga dan memitigasi dampak bencana akibat cuaca ekstrem. Selain itu dia meminta masyarakat selalu waspada dan memperhatikan informasi serta peringatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Saya juga meminta anggota DPR yang sedang memasuki masa reses untuk turun dan membantu warga khususnya yang dapil nya mengalami bencana banjir dan longsor,” katanya.
Menurut dia, para anggota DPR perlu memerhatikan kebutuhan warga terdampak bencana dan membuat posko-posko darurat untuk memfasilitasi masyarakat. ***














