Connect with us

Olahraga

Cabor Boccia APG XI Mulai Dipertandingkan, Diikuti 7 Negara

Avatar

Diterbitkan

pada

Atlet Indonesia saat melawan Filipina dalam cabor boccia APG XI

FAKTUAL-INDONESIA: Cabang olahraga (cabor) boccia ASEAN Para Games (APG) XI Solo , mulai dipertandingkan hari ini, Minggu (31/7/2022) di FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Indonesia untuk pertama kalinya ikut dalam event APG cabor boccia.

Pada hari pertama ini, masih babak round robin. Pada pertandingan ketiga, atlet Indonesia,
Muhammad Bintang Satria Herlangga menang telak atas atlet Filipina, David Gonzaga di kelas BC2.

Bintang menang dengan angka 13-1. Pada pertandingan ketiga itu, juga disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali serta Ketua INASPOC, Gibran Rakabuming Raka.

Sedangkan pada pertandingan sebelumnya di kelas putri BC2, atlet Indonesia Febriyanti Vanis Rahmadhani bertemu dengan sesama atlet Indonesia, Gischa Zayana, dengan kemenangan Gischa 6-0.

Atlet Indonesia lainnya, Fendy Kurnia Pamungkas juga berhasil memenangkan pertandingan melawan sesama atlet Indonesia,  Faris Sugiarta di kelas BC4 individual putra dengan angka 3-2.

Advertisement

“Pada pertandingan ketiga BIntang bertemu dengan pemain Filipina, sesuai dengan harapan. Dan sesuai dengan statistik Bintang memang lebih baik,” jelas Pelatih Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi, di sela-sela pertandingan.

Tetapi, lawan terberat adalah atlet dari Thailand yang menjadi juara di Paralympic Tokyo lalu.  Pihaknya berharap pada pertandingan berikutnya Bintang dan atlet Boccia Indonesia lainnya bisa meraih poin maksimal dan lolos ke semifinal.

“Untuk menghadapi pertandingan besok melawan Thailand, taktiknya kita mencari kelemahan lawan. Tapi saat ini masih fokus di 3 pertandingan berikutnya hari ini,” jelasnya lagi.

Di APG XI 2022, Boccia mempertandingkan 11 nomor pertandingan dan Indonesia mengikuti semua nomor. Cabor boccia di APG kali ini diikuti 7 negara peserta. Indonesia ditargetkan meraih 1 medali emas.

“Target 1 emas karena kekuatan Thailand di ASEAN Para Games ini datang dengan full tim dengan pemain paralimpic. Medali emas ditargetkan di kelas individual putri, Zayana,” katanya.

Advertisement

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali seusai menonton pertandingan tersebut mengatakan boccia menjadi salah satu yang diharapkan mendapatkan mendali emas.

“Meskipun Thailand punya juara dunia. Tetapi anak-anak bermain luar biasa dan harapannya dapat medali emas,”  pungkasnya ***

 

 

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement