Olahraga
World Cup 2022 Qatar – Cisse Dedikasikan Kemenangan Senegal atas Ekuador untuk Mane yang Cedera

Sadio Mane tak dapat perkuat Senegal akibat cedera. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Aliou Cisse memberikan penghormatan kepada Sadio Mane yang absen setelah Senegal membukukan tempat 16 besar World Cup 2022 Qatar mereka dengan kemenangan 2-1 atas Ekuador pada hari Selasa.
The Lions of Teranga melompati lawan mereka ke posisi kedua di Grup A saat gol dari Ismaila Sarr dan Kalidou Koulibaly memastikan kemajuan mereka ke babak sistem gugur untuk pertama kalinya sejak 2002.
Hasil itu juga membuat Senegal menjadi negara Afrika pertama yang mengalahkan tim Amerika Selatan di World Cup, sejak Kamerun mengalahkan Kolombia pada 1990, mengakhiri 21 pertandingan tanpa kemenangan.
Jimat Senegal, Mane, absen dari Qatar 2022 setelah menderita cedera kaki untuk Bayern Munich menjelang turnamen, tetapi pikiran Cisse dengan cepat beralih ke penyerang setelah kemenangan besar timnya.
“Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk seorang pria yang melakukan hal luar biasa untuk negara, yang sayangnya tidak ada di sini hari ini. Pria ini bernama Sadio Mane,” ucap Cisse.
Senegal akan menghadapi pemenang Grup B pada hari Minggu, dan Cisse mengatakan timnya akan siap menghadapi lawan mana pun.
“Kami tidak tahu siapa yang akan kami hadapi di babak 16 besar – bisa jadi Inggris, bisa jadi Wales, Iran, AS, siapa pun,” kata Cisse. “Maka itu akan menjadi babak baru bagi kami. Kami tahu bahwa kami sedang menuju babak sistem gugur, yang benar-benar berbeda dari apa yang biasa kami mainkan di pertandingan [grup] seperti ini.Setiap orang adalah tim yang bagus, tim terbaik di dunia yang bersaing. Oleh karena itu, kami harus siap menghadapi tim mana pun,” sambungnya.
“Sekarang adalah situasi menang atau kalah, tidak ada kesempatan kedua – jika Anda menang, Anda lolos, jika kalah, Anda pulang,” ungkap Cisse. “Jadi untuk saat ini, kami hanya akan berkonsentrasi pada istirahat dan fit untuk pertandingan berikutnya, sesederhana itu,” tambahnya.
Pelatih kepala Ekuador Gustavo Alfaro menyesalkan margin bagus yang membuat timnya absen di babak 16 besar dan menegaskan dia perlu waktu untuk memutuskan apakah dia akan tetap bekerja.
“Margin of error sangat sedikit dan detail kecil membuat perbedaan,” katanya setelah melihat gol penyeimbang babak kedua Moises Caicedo diikuti oleh gol kemenangan Koulibaly beberapa saat kemudian. “Kami membuat kesalahan kunci dalam permainan. Rasa sakit dari kekalahan ini tidak perlu membayangi pencapaian tim ini, dan kami berharap pengalaman itu bermanfaat bagi mereka di masa depan,” sambungnya. ****














