Connect with us

Olahraga

Rekap Bulutangkis SEA Games 2025: Gebuk Mynmar, Gregoria Tunjung Dkk Susul Tim Putra ke Semifinal

Diterbitkan

pada

Rekap Bulutangkis SEA Games 2025: Gebuk Mynmar, Gregoria Tunjung Dkk Susul Tim Putra ke Semifinal

Putri Kusuma Wardani harus kerja keras untuk membuka angka kemenangan. (Foto: PBSI)

FAKTUAL-INDONESIA: Tim bulutangkis putri Skuad Merah Putih sukses menggebuk tim Mynmar 3-0 guna melaju ke semifinal beregu putri SEA Games ke-33 2025 Thailand, Minggu (7/12/2025), di Gymnasium 4, Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand.

Tim Merah Putih yang diperkuat Gregoria Mariska Tunjung Dkk berhasil mengikuti jejak regu putra yang telah lolos lebih dulu ke semifinal sebagai unggulan utama.

Poin kemenangan tim putri Indonesia atas Mynmar disumbangkan Putri Kusuma Wardani dengan mengalahkan Thet Htar Thuzar melalui rubber game 17-21, 22-20 dan 21-13.

Baca Juga : Untuk Pertama Kali, Cabang Olahraga Piring Terbang Tampil di SEA Games Thailand

“Hari ini ada tekanan sedikit yang saya rasakan, lawan bermain dengan baik di game pertama dan berlanjut di game kedua,” aku Putri usai pertandingan. “Saat tertinggal cukup jauh di game kedua tapi berkat dukungan dari teman-teman di belakang dan mas Imam (Tohari) sebagai pelatih jadi saya terus berusaha untuk tidak mau kalah. Saya pernah bertemu dengan lawan ini sebelumnya, memang kekuatan tangan, pukulan dan permainan depannya cukup bagus,” imbuh Putri.

Putri mengaku berusaha bola masuk saat tertinggal di game kedua. ” Di game kedua itu saat tertinggal, saya hanya coba masuk dulu bolanya, karena sepanjang laga dari game pertama dan kedua banyak mati yang konyol, yang seharusnya tidak mati,” tambahnya.

Advertisement

Keberhasilan Putri dilanjut oleh seniornya Gregoria Mariska Tunjung. Gregoria tanpa banyak kesulitan menyudahi perlawanan Eaint Chit Phoo dengan straight game 21-9, 21-7.

“Puji Tuhan bisa membawa tim Indonesia unggul 2-0,” ucap Gregoria. “Tadi saya merasa mainnya bisa nyaman dan semoga motivasi untuk terus menyumbang poin untuk Indonesia bisa berlanjut di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Baca Juga : SEA Games 2025 Thailand: Yoga Bertekad Ubah Perak Eksibisi Teqball Menjadi Emas Resmi

Menurut Gregoria, pertandingan pertama pastinya masih banyak adaptasi. “Saya rasa masih banyak penyesuaian di lapangan,” aku Gregoria. “Saya tidak mau gampang puas karena lawan akan semakin naik levelnya, semakin sulit jadi saya akan lebih mempersiapkan diri lagi,” sambungnya.

Dituturkan Gregoria, bertahun-tahun sebagai tunggal pertama memang punya tekanan tersendiri. ” Saya merasa ada tekanan tersendiri karena selalu menjadi pembuka _match_,” kata Gregoria. ” Hal bagus juga untuk Putri hari ini karena tadi di situasi sulit akhirnya bisa menang. Dan akan banyak beregu-beregu ke depan. Jadi semoga dengan hal ini Putri yang sekarang menjadi tunggal pertama bisa belajar, dulu saya juga ada penyesuaian yang dialami dan bisa dibilang agak _struggle_ karena harus menghadapi tunggal terbaik dari negara lawan dengan target menyumbang poin,” tambahnya.

Rekap Bulutangkis SEA Games 2025: Gebuk Mynmar, Gregoria Tunjung Dkk Susul Tim Putra ke Semifinal

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. (Foto: PBSI)

Kemenangan Indonesia dipastikan pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dengan meredam perlawanan pasangan Su Latt/Khaing Thin Zar 21-10, 21-6.

“Pertandingan hari ini kami bisa menang, senang bisa menyumbang poin dan menjadi penentu,” tutur Rache . “Ini yang selalu jadi keinginan kami untuk terus menghasilkan angka untuk Indonesia. Tadi kami mencoba adaptasi dengan lapangan, mencoba-coba pola dan pukulan agar bisa lebih enak untuk pertandingan selanjutnya,” lanjutnya.

Advertisement

Baca Juga : Lepas Kontingen SEA Games 2025, Prabowo Janjikan Bonus Rp 1 Miliar Bagi Peraih Emas

Kemenangan ini penting untuk langkah di laga berikutnya jumpa Malaysia. “Besok kalau diturunkan dan melawan Malaysia, kemungkinan kami akan bertemu Pearly (Tan)/Thinaah (Muralitharan),” ucap Rachel. ” Kami akan menyiapkan semua hal, pasti akan capek tapi kami siap melawan mereka,” imbuhnya.

Sedangkan Febi mengaku beda main di multi event. “Ini pertama kali saya turun di ajang SEA Games, rasanya memang berbeda, _vibes_-nya berbeda dan keinginan untuk menangnya lebih tinggi dengan dukungan teman-teman di belakang,” aku Febi. “Senang dapat kesempatan ini. Besok harus lebih fokus, lebih siap bermain cepat dan permainan no-lob dan defensenya dikuatkan,” jelasnya. ****

Lanjutkan Membaca
Advertisement